Peringatan Hari Guru dan HUT PGRI ke 74 di Nunukan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Perkembangan dunia dan kemajuan tehnologi semua itu berkat jasa dan pengabdian Guru, peran guru dalam meningkatkan mutu pendidikan sangat penting.

Hal itu ditegaskan Kemendikbud RI dalam pidatonya yang sampaikan oleh Hj. Asmin Laura Hafid SE.,MM, Bupati Nunukan dan dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Nunukan, H. Asmar pada upacara Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke 74 di Stadion Sei Bilal, sekira pukul 7.30 WITA, Rabu (27/11).

Asmar menegaskan, anak-anak kita memang dituntut selalu berbuat baik dan berinovasi. Namun kuncinya semua ada pada guru. “Nah, kalau gurunya tidak mau berinovasi dan tidak mampu memberikan hal hal yang baru itu tidak akan mungkin terwujud,” kata Asmar Kepada Wartawan Usau melaksanakan hari ulang Tahun PGRI dan Hari Gueu Nasipnal distadion Sri Bilal Nunukan Barat kabupaten nunukan Kalimantan Utara.

HJ. Rahma Leppa Hafid Ketua DPRD Nunukan bersama para undangan lainnya turut hadir dalam acara Hari Guru dan HUT PGRI ke 74

Selain itu, dia juga meminta para guru juga adiktif baik secara organsasi maupun lingkungan, Sehingga perkembangan harus diupadate guru. “Ini termasuk intruksi menteri pendidikan.

Lanjud Asmar SE, Kemudian memulai proses belajar mengajar ini juga harus ada pola baru. Makanya saya sampaikan harus ada kebaruan, Proses belajar mengajar juga tidak harus terpacu dalam ruangan tapi luar lingkungan juga bisa agar mewujudkan anak anak kita menjadi cerdas,” ujarnya.

Sejatinya, mutu pendidikan terjadi di ruang kelas dalam interaksi yang positif dan dialogis dengan semangat penghargaan kepada keunikan siswa. Hal ini sejalan dengan misi presiden Sumber Daya Manusia (SDM) maju Indonesia unggul.

Guru pendidik dan tenaga kependidikan, lanjut dia, memperjuangkan kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melawan kebodohan dan keterbelakangan serta berhikmat memajukan pendidikan nasional.

Lanjud Asmar bahwa Sejalan dengan tema hari guru nasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu “Guru Penggerak Indonesia Maju”.

Ridwan. S.Sos bersama para Pensiunan guru menghadiri HUT PGRI ke 74 dan Hari Guru Nasional

Untuk itu sudah seharusnya perhatian terhadap guru menjadi sangat penting mulai dari pemenuhan kebutuhan guru profesionalisme kesejahteraan pelatihan hingga perlindungannya,” terangnya.

Asmar menegaskan pentingnya literasi utamanya literasi digital bagi guru siswa dan orang tua juga sangat penting, Apalagi saat ini, di Era Digital saat ini yang serba mudah mengakses informasi. Sehingga ruang kelas bukan lagi satu-satunya ruang untuk belajar dan guru bukan lagi satu-satunya sumber informasi dan ilmu pengetahuan.

Inilah yang menjadi sebagai fasilitator pembelajaran yang menarik, menantang dan rasa ingin tahu siswa sehingga terdorong untuk menjadi pembelajar mandiri, kita tanamkan dan menjadi kesadaran bagi guru dalam menjalankan tugas utamanya sebagai pendidik dan pengajar, ujar Asmar.

Hanya saja dia mengakui majunya teknologi dengan segala turunannya sejatinya guru tidak pernah dapat digantikan oleh teknologi.

Karena ini mengandung makna bahwa “Guru profesional dan berintegritas akan terus menjadi isu global” dan menjadi perhatian dunia tak terkecuali Indonesia, pungkasnya.

 

 

Reporter : Yuspal Mitrapol

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *