Jelang Milad GAM, Ronny Desak Pemerintah Aceh Timur perhatikan kesejahteraan eks kombatan dan korban konflik

by -114 views

MITRAPOL.com, Peureulak – Aktivis HAM, Ronny Hariyanto, mendesak pemerintah kabupaten Aceh Timur, serius memperhatikan nasib kesejahteraan eks kombatan, janda, yatim – piatu dan korban konflik yang kondisinya dinilai diabaikan di dalam kemiskinan.

“Mereka semua dengan tulus telah bersedia merawat damai Aceh, namun saya lihat dimana – mana, kondisi kesejahteraan mereka masih sangat memilukan dan bahkan terabai,” ucap putera Idi Rayeuk ini, Sabtu (30/11/2019).

Ia mengaku saat ini dirinya kerap mendengar berbagai keluhan kesenjangan sosial terkait kesejahteraan yang dialami oleh mereka yang dulunya ini pernah terlibat, baik secara langsung maupun tak langsung dalam konflik berkepanjangan di Aceh.

“Akhir-akhir ini, saya sering dengar keluhan beberapa dari mereka, yang menghadapi kebuntuan, bahkan tak tahu kemana mengadu, dan saya menyimpulkan, mereka juga enggan menyuarakan secara terbuka, jadi ini juga salah satu sebab saya sering mengkritik, menyuarakan jerit hati yang terpendam,” ungkap Ronny.

Ronny menilai, distribusi kesejahteraan di Aceh Timur masih jauh panggang dari api, dan jauh dari rasa keadilan. Menurutnya, kesejahteraan baru dirasakan oleh kaum elitis saja.

“Kesenjangan tampak kasat mata, sebagian kecil kaum elit sudah kaya raya, sedangkan sebagian besar mereka yang terlibat konflik masih dalam penantian tak pasti datangnya kesejahteraan, itu belum lagi ceritanya kesejahteraan bagi masyarakat luas, ini saya bicara dalam konteks Aceh Timur dulu,” ujar alumni SMA Negeri 1 Idi Rayeuk itu, yang mengaku masih duduk di bangku sekolah, sepanjang masa konflik Aceh berlangsung puluhan tahun silam

Menurut Ronny, terpenuhinya kesejahteraan mereka yang terlibat konflik, terutama para korban konflik, harus dijamin hingga mereka dapat menghargai pentingnya perdamaian.

“Mungkin sebelumnya memang sudah pernah diperhatikan pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku, tapi faktanya kini, mereka masih dalam kondisi yang belum menggembirakan, padahal mereka sudah bersedia merawat perdamaian dalam bingkai NKRI, maka itu menurut saya, kesejahteraan dan masa depan mereka semua harus dijamin sepenuhnya,” pinta Ronny.

Ronny menuntut pemerintah Kabupaten Aceh Timur, memikirkan formulasi baru dan ekstra untuk persoalan ini, agar Aceh Timur dapat membangun dengan semangat damai seutuhnya.

“Pemerintah Aceh Timur, dalam hal ini eksekutif dan legislatif harus serius memikirkan solusi baru terkait ini. Bayangkan saja, puluhan triliun sudah kucuran dana pusat, dan itu belum lagi anggaran dari Aceh sendiri sudah dihabiskan, tapi mereka yang terlibat dan korban konflik ini belum juga sejahtera, dan kita harus ingat, berkat kerelaan mereka merawat damailah kita juga bisa menikmati suasana damai saat ini,” cetus eks Ketua Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Provinsi Aceh tersebut.

Di akhir pernyataannya itu, Ronny mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan semangat dan kecintaan pada perdamaian yang berkeadilan, serta menatap masa depan Aceh yang lebih baik lagi.

“Kita semua wajib selalu bersyukur atas limpahan rahmat Allah atas perdamaian, semoga bisa membawakan kemuliaan bagi rakyat Aceh yang dikenal berbudi pekerti luhur dunia dan akhirat,” pungkas Ronny menutup keterangannya.

 

 

Reporter : Safdar

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *