Polres Pesawaran laksanakan penyuluhan bahaya radikalisme

by -28 views

MITRAPOL.com, Pesawaran – Tim Subsatgas Banops Humas Polri Ops Kontra Radikal 2019 didamping Satbinmas Polres Pesawaran melaksanakan penyuluhan tentang Bahaya Radikalisme Kepada Para Pelajar demi Keutuhan NKRI yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Diniyah Puteri yang terletak di Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Kamis (28/11) Pukul 09.30 Wib.

Hadir dalam kegiatan tersebut selaku ketua tim Ajak Madya Ro Penmas Div Humas Mabes Polri Kombes Pol Slamet Widodo, S.Ik didampingi Subag Mitra Div Humas Mabes Polri Ipda Hanum Ayi Danastri, S.I.Kom, Ba Div Humas Mabes Polri Bripda Reza Jihada dan pendamping dari Humas Polda Lampung Kaur Penmas AKP Jhon Kenedi, Ba Penmas Polda Lampung Briptu Erfan kemudian Kepala Sekolah Ponpes Diniyah Putri Drs. Ridwan beserta Staf, Kabag Ops Polres Pesawaran AKP Yohanis SH, MH, KBO Sat Binmas Polres Pesawaran Ipda Rosihan, Kasubag Humas Polres Pesawaran Aiptu Turono serta Siswi Ponpes Diniyah Puteri yang berjumlah kurang lebih 350 orang.

Dalam kata sambutan diawali oleh Kepala Sekolah Ponpes Diniyah Putri Bapak Drs. Ridwan, yang terhormat Kapolres Pesawaran atau yang mewakili dan Tim Radikalisme Mabes Polri, Puji syukur kepada Allah SWT atas rahmat dan hidayahnya kita bisa berkumpul dalam acara penyuluhan bahaya Radikalisme kepada para Pelajar bagi keutuhan NKRI, saya ucapkan selamat datang kepada tim Mabes Polri dan Polres Pesawaran dan saya mohon maaf bilamana dalam penyambutan dan penempatan hal-hal lain yang masih kurang berkenan kami harapkan tidak mengurangi inti dari kegiatan ini.

Bapak-bapak yang saya hormati saya atas nama Lembaga pendidikan sangat berterimakasih karena sekolah Diniyah Putri dipilih dalam kegiatan ini, Saya berikan apresiasi dengan kegiatan ini karena sangat penting dalam menanaman pemahaman yang baik kepada para pelajar bagi keutuhan kesatuan NKRI dan banyaknya berita yang berkembang tentang radikalisme sangat menghawatirkan, mudah-mudahan pertemuan ini akan menambah silahturahmi kita dan mempererat dalam kerjasama yang baik.

Kemudian sambutan Ketua tim Kombes Pol Slamet Widodo, S.Ik yang saya hormati Kepala sekolah, Anggota tim dari Polda dan Polres Pesawaran dan Santri wati Pondok Pesantren Diniyyah Puteri, pada kesempatan ini saya tim dari Mabes yang akan meliput dari masalah paham tentang Radikalisme, sebelum dari wilayah lampung ini saya sudah mendatangi ke tujuh provinsi dan besok saya akan berangkat ke NTT dan hari ini saya diwilayah Provinsi Lampung setelah saya prediksi dan sesuai dengan data wilayah Lampung ini termasuk titik ke 4 yang memiliki paham akan Radikalisme.

Kenapa saya tekankan di tiap-tiap Pondok karena mungkin hal ini terpancing dari tingkat pelajar tetapi sedikit kenapa karena terkait dari agamanya, kemudian kegiatan ini sangat pnting karena generasi kita jangan semakin banyak tentang hal ini, karena pelaku-pelaku terorisme ada yang masih berumur 14 sampai 17 tahun dan yang terakhir jangan sampai adek-adek sekalian ini menjadi orang-orang yang radikalisme seperti kejadian penusukan Bapak Wiranto Menko Polhukam yang dilakukan oleh pasangan suami istri kemarin.

Selanjutnya paparan Sosialisasi Radikalisme yang disampaikan oleh Kanit Bintibmas Polres Pesawaran Aipda Fahrijal Juarsah, Radikalisme merupakan suatu paham atau gagasan yang menginginkan adanya perubahan sosial politik dengan menggunakan cara-cara ekstrem termasuk cara-cara kekerasan, bahkan juga teror, kelompok-kelompok yang berpaham radikal ini menginginkan adanya perubahan yang dilakukan secara drastis dan cepat walaupun harus melawan tatanan sosial yang berlaku dimasyarakat.

Ciri-ciri kelompok radikalisme sebagai berikut :
1. Fanatik terhadap pendapatnya sendiri sampai pada batas tidak mengakui pendapat orang lain.
2. Ketaatan mutlak terhadap pimpinan kelompok dalam setiap hal.
3. Menutup diri dari pergaulan dengan masyarakat diluar alirannya.
4. Keyakinan sangat kuat terhadap program yang akan mereka jalankan.
5. Tidak pernah berhenti dalam upaya penolakannya sebelum terjadi perubahan drastis terhadap kondisi yang dikehendaki.
6. Menggunakan kekerasan dalam mewujudkan keinginannya.
7. Menganggap semua yang bertentangan dengannya bersalah.

Bentuk-bentuk radikalisme :
1. Intimidasi adalah merupakan sikap (Sejenis) menakut-nakuti orang lain khususnya terhadap pemeluk agama yang berbeda dengan sejumlah doktrin-doktrin maupun sikap-sikap yang menyebabkan ketidaknyamanan orang lain.
2. Labelisasi (Sesat, Musrik, Kafir) Salah satu contoh adalah kelompok islam radikal yang tidak segan-segan untuk melebelkan predikat tersebut terhadap kelompok islam lain, apalagi terhadap kelompok non-muslim mereka menganggap bahwa pemahaman selain mereka telah menyimpang dari ajaran islam.
3. Pelarangan Ibadah.
4. Perusakan Rumah Ibadah.
5. Bom Bunuh Diri (Terorisme).

Penyebab paham radikalisme :
1. Kurangnya pemahaman tentang agama.
2. Rendahnya tingkat Pendidikan dan lapangan pekerjaan.
3. Kurangnya Dialog antar ummat beragama.
4. Lemahnya Pemahaman ideologi Pancasila.
5. Kesenjangan Ekonomi.

Bentuk pencegahan radikalisme :
1. Memperkenalkan diri dan memahamkan kepada masyarakat mengenai bahaya paham radikalisme terhadap keamanan dan keutuhan negara.
2. Para ulama dan tokoh agama membantu masyarakat menyaring.
3. Pandangan yang sesuai dengan ideologi bangsa Indonesia yakni pancasila dan menghalau paham-paham yang bersinggungan dengan dasar negara.
4. Menerima dan mengakui perbedaan sebagai dasar dalam memahami realitas sosial dimasyarakat.
5. Mengedepankan dialog atau komunikasi dalam menyikapi setiap perbedaan yang ada ditengah masyarakat.
6. Saling menjaga keharmonisan sosial dan kerukunan antar umat beragama,
7. Mengedepankan kepentingan dan ketertiban umum serta persatuan dalam menyampaikan aspirasi dan menjalani kehidupan bermasyarakat.
8. Mengawasi media yang menjadi sarana penyebaran paham radikalisme.
9. Berperan aktif dalam menjaga keutuhan NKRI.
10. Memahami kandungan yang terkandung dalam 4 pilar Kebangsaan.

Kegiatan berakhir hingga pukul 11.30 Wib dilanjutkan dengan tanya jawab kepada para siswi Ponpes Diniyah Putri dan diakhiri dengan berfoto bersama, kegiatan berjalan dengan khidmat, aman, tertib, dan lancar.

 

 

Reporter : Dani

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *