Telan anggaran 30 M, pembangunan RSUD Pratama Nias Barat diduga gunakan Kontiner IPAL bekas

by -509 views

MITRAPOL.com, Nias Barat – Pembangunan RSUD Pratama Nias Barat yang menelan anggaran sekitar 30 Milyar rupiah bersumber dari DAK Afirmasi Bidang Kesehatan TA.2019 diduga Kontiner Instalansi Pengolahan Air Limbah (IPAL) nya Barang Bekas.

Fakta ini terlihat dengan jelas saat wartawan Mitrapol melakukan investigasi lapangan tempat didirikannya bangunan RSUD Pratama ini di desa Onolimbu kecamatan Lahomi.

Tampak dengan jelas kontiner IPAL tersebut berkarat, dan telah diletakkan secara permanen diatas alas cor semen. Semakin menguatkan dugaan bahwa kontiner itu merupakan barang bekas milik Rumah Sakit dari daerah lain sebab dikontiner bertuliskan “RS Bireun/Parmin”.

Merasa telah diketahui oleh wartawan Mitrapol, pihak sub kontraktor buru-buru membersihkan tulisan yang menggunakan cat putih tersebut.

Hasil konfirmasi wartawan Mitrapol kepada Eferman Halawa selaku PPK proyek itu diruang kerjanya dikantor Dinas Kesehatan, area kantor pemerintah kabupaten Nias Barat, di desa Onolimbu kecamatan Lahomi, Jumat, (29/11) Eferman mencoba berkilah dengan dalih pesanan barangnya untuk Rumah Sakit daerah lain namun pihaknya yang memaksa agar dialihkan ke kabupaten Nias Barat.

“Di Aceh Pematangan lahannya belum siap, belum finish sedangkan di Nias Barat sudah action. Kupaksakan mereka harus ke Nias Barat dulu barangnya. Seyogyanya kita kemarin bulan sebelas awal kupaksakan bulan sepuluh wajib datang barangnya,” kelit Eferman.

Dari keterangan yang diberikan Eferman tersirat mindset (pola berpikir) yang janggal. Betapa urgenkah pengadaan material IPAL sampai-sampai pesanan daerah lain dipaksakan dialihkan ke Nias Barat, ketimbang mendesak pengerjaan pembangunan fisik RSUD itu yang dinilai tidak akan selesai hingga akhir kontrak 25 Desember ini? Apakah sebuah barang yang baru dibeli kendati materialnya terbuat dari besi maka wajib berkarat? “dan nanti itu pak dicat ulang….dicat ulang,” ujarnya.

 

 

Reporter : Emanuel B

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *