Ridwan Hisyam Sang Pendobrak, semangat paradigma baru Partai Golkar

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Berita tentang mundurnya Bambang Soesatyo atau lebih dikenal dengan Bamsoet menjadi Caketum partai Golkar pada Munas ini sah-sah saja, namun terlihat lucu, sepertinya Partai Golkar sudah kehilangan kader-kader yang memiliki integritas sebagai seorang pemimpin, dan sepertinya sudah kehilangan kader-kader pendobraknya.

Menurut Iskandarsyah Direktur ETOS Indonesia,”Jika demikian ini sangat berpengaruh pada pemilu di 2024 yang akan datang. Dan pastinya tidak dapat berharap banyak dari partai ini,” ujarnya ketika di wawancara oleh media pada (03/12/2019) di bilangan Jakarta.

Iskandar menjelaskan bahwa dirinya tetap mendorong mas Ridwan Hisyam untuk melakukan pendobrakkan itu, sesuai buku beliau yang belum lama diluncurkan yaitu “Paradigma Baru Partai Golkar”. Kalau ini tidak aklamasi dan ada perlawanan dari mas Ridwan Hisyam, maka partai Golkar terselamatkan, tapi kalau sebaliknya ya kita lihat sama-sama ke depannya.

“Saya yakin mas Ridwan Hisyam tetap konsisten maju, walau apapun hasilnya nanti, disini masyarakat akan sama-sama menilai, siapa pejuang dan siapa pecundang” tegas Iskandar

“Saya yakin mas Ridwan Hisyam tetap maju dengan semangat paradigma baru partai Golkar nya, karena secara historis beliau paham detail soal partainya ini, jauh diatas mas Aerlangga selaku ketumnya sekarang” tambah Iskandar

Masalah layak atau tidak layak bukan karena dukung mendukung, tapi aroma pragmatis sudah tercium seantero Indonesia sebelum Munas.

“Saya tetap dorong mas Ridwan Hisyam untuk terus maju, tak perlu takut kalah, karena pertarungan itu ada dua opsi, kalah atau menang. Sukses untuk mas Ridwan Hisyam,” tutup Iskandar.

 

 

Reporter : BS

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *