Polisi bisa jugak jaga burung/Yak Kuemiet Tueloe di Sawah bersama Bhabinkamtibmas

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Simeulue – Daci (Daerah terpencil) Simeulue berbagai kegiatan dilakukan di Desa, dilakukan untuk mencari rezeki. Kehadiran Bhabinkamtibmas di Desa sungguh dinantikan oleh warga dan Para Petani disawah dalam besinergi dengan warga Salah satunya, Yak Kuemit Tueloe, agar Padi di sawah para petani tidak dimakan Tueloe (Burung Pipit). (7/12).

Untuk menjaga tanaman padi dari serangan Ticeem Tueloe (Burung Pipit), kerab disebut hama Babinkamtibmas Brigadir Sahibur Izar, Sambangi Petani Blang (Sawah) dan ikut Yak jagaeTueloe bersama (ikut menjaga burung pipit bersama).

Lokasi yang dijaga oleh Bhabinkamtibmas itu di area persawahan milik Pak Jasmis (58), memiliki 4 orang Anak, Desa Latitik Kecamatan Simeulue Tengah Kabupaten Simeulue.

Adapun Kegiatan yak Kumit Tueloe (menjaga burung pipit ) itu bertujuan untuk mengurangi serangan hama Burung Tueloe (pipit) atau sering disebut Tueloe (Pipit) dalam bahasa Daerah Aceh, yang sering mengganggu tanaman padi yang mengakibatkan hasil dari tanaman akan berkurang karena padi terserang dan dimakan oleh hama Tueloe” (pipit) kata Pak Bhabin

Dalam mencegah serangan hama Ticem Tulo (Burung Pipit), para petani menjaga dengan Cara (yak Kumit Tueloe), menjaga burung pipit atau menunggu langsung di sawah.

Biasanya Para petani mengunakan Ketepel atau jaring pada saat Kumit Tueloe di Blang, karena Burung Tueloe sedikit maka padi kami ditambah lagi dengan berteriak-teriak saja agar hama Ticem Tueloe itu pergi,” jelas Pak Jasmin Pemilik Sawah Blang.

“Ditempat yang sama Bapak Jasmin menambahkan,” kehadiran Bhabinkamtibmsa di Desa, kami sangat senang dan sangat terbantu sekali , Pak Bhabin tersebut sudah dikenal oleh warga Desa kami, karena dari sikap dan perilaku yang selalu peduli dan sering datang kekampung kami dan mau Yak Kuemiet Tueloe dengan para Petani, dan kami mengharapkan kebersamaan antara warga dan Bapak Polisi yang sudah terjalin dengan baik ini terus di pertahankan,” paparnya Jasmin.

 

 

Reporter : Sarwadi

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *