Pengurus DPP IWI Periode 2019-2023 terbentuk

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Dalam acara seminar nasional yang diadakan oleh Ikatan Widyaiswara Indonesia (IWI), Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang merupakan pembina mendorong agar Ikatan Widyaiswara Indonesia (IWI) untuk memaksimalkan perannya serta fungsinya sebagai guru untuk para ASN, pesatnya perkembangan Information Technology (IT) dapat digunakan untuk memudahkan dalam menjalankan perannya sebagai pendidik Aparat Sipil Negara (ASN).

Widyaiswara adalah merupakan wadah bagi para Pegawai Negri sipil yang berfugsi sebagai pendidik serta pengajar para pegawai atau ASN yang ada di setiap institusi di pemerintahan. Mereka adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diangkat sebagai pejabat fungsional oleh pejabat yang berwenang dengan tugas, tanggung jawab, wewenang untuk mendidik, mengajar, dan/atau melatih Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada lembaga pendidikan dan pelatihan (diklat) pemerintah.

Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Adi Suryanto mengatakan dalam sela-sela acara seminar dan juga pengukuhan pejabat baru di DPP IWI, menurutnya Widyaiswara dapat berkolaborasi dan bekerja beriringan dengan intsansi LAN dalam mengkreat program, sehingga Widyaiswara bisa mengembangkan kemampuan berbasis e-learning.

“Jadi kita tinggalkan cara platihan klasik. Ganti menggunakan IT, sehingga bisa lebih efisien, lebih efektif, dan semua aparat sipil negara bisa dilayani dengan baik,” Jelas Adi Suryanto, usai melantik pengurus DPP Ikatan Widyaiswara Indonesia periode 2019-2023 di Gedung LAN, Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Adi mengucapkan selamat atas terpilihnya ketua umum dan jajaran pengurus DPP IWI yang baru melalui Kongres VI. Pelantikan dan berita acara pengangkatan ini ditandatangani Adi Suryanto selaku Kepala LAN.

Adapun pengurus DPP IWI yang dilantik masing-masing Boediarso Teguh Widodo sebagai Ketua Umum, Endan Suwandana (Wakil Ketua I) Bambang Sugiyono (Wakil Ketua II), Muhammad Maliki Moersid (Wakil Ketua III), Jamaluddin Al Afgani (Wakil Ketua IV).

Pada kesempatannya Adi juga menuturkan, bahwa dalam latihan dasar bagi aparat sipil negara dan PNS, diberikan materi pra jabatan, menanamkam dasar PNS, juga pembelajaran anti korupsi, nasionalsime, etika publik, komitmen mutu, dan akuntabilitas.

“Setiap CPNS ataupun Aparat Sipil Negara harus punya karakter dan nilai-nilai dasar yang baik. Dan itu kita tanamkan di awal,” jelas Adi

Adi pun menjelaskan tiga fungsi dan peran PNS, yakni Pelayanan, menjalankan kebijakan publik, dan pemersatu bangsa.

Sementara itu, Ketua Umum DPP IWI yang baru dalam hal ini Boediarso Teguh Widodo mengatakan, kepemimpinan DPP IWI 2019-2023 akan dibangun dengan prinsip kolektif kolegial.

“Artinya, pengambilan keputusan sejauh mungkin melalui musyawarah mufakat dan dengan konsep keterbukaan,” ungkap Boediarso.

Boediarso menambahkan, kepengurusan IWI harus membangun komunikasi yang baik, memanfaatkan teknologi informasi yang semakin canggih. Berdasarka hasil kongres, Boediarso menyampaikan adanya sejumlah perubahan AD/ART, juga membentuk program kerja dan rekomendasi terkait kesejahteraan ASN, terutama bagi profesi Widyaiswara.

“Kita upayakan peningkatan tunjangan dan kinerja grading bagi Widyaiswara. Sebab selama ini jauh lebih rendah dari profesi struktural. Maka kita akan perjuangkan penyetaraan grading Wiyaiswara setingkat atau sedikit di bawah struktural dalam setiap tingkatan,” papar Bowdiarso.

Ia menuturkan, kenaikan tunjangan jabatan profesi Widyaiswara sejak 2008 belum disesuaikan, atau paling tidak disetarakan.

“Selain hak-hak tadi, kita juga ingin dorong keseimbangan. Tak hanya hak juga kewajiban. Maka kita akan tingkatkan kinerja profesi Widyaiswara. Sebab kami memiliki peran strategis, sebagai guru birokrasi dan guru bangsa,” tutup Boediarso.

 

 

Reporter : BS

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *