Bawaslu Kota Metro, Jika Banner Balon Walikota langgar Perda, itu tugas Satpol PP

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Metro Lampung – Jelang pemilihan Walikota tahun 2020 mendatang sudah banyak bertebaran Baliho, Poster dan Banner dari para kandidat Bakal Calon (Balon) tersebar diseluruh wilayah Kota Metro. Baliho dan Poster serta Banner tersebut sudah dipasang mulai dari di sekitar tempat keramaian dan jalan jalan protokol hingga perumahan. Terkait hal ini kemudian Mitrapol meminta tanggapan Bawaslu Kota Metro, Selasa (11/12).

Menurut Mujib, selaku Ketua Bawaslu Kota Metro, bahwa siapapun Balon yang ikut Pilwakot mendatang boleh bersosialisasi, namun hendaknya pemasangan Banner harus mengikuti aturan.

“Terkait dengan Banner, siapapun calon itu boleh pada prinsipnya untuk bersosialisasi, tapi yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai pemasangannya itu daerah yang dilarang oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

“Kalau memang ada pemasangan Banner ditempat yang melanggar, saya pikir Sat Pol PP bisa melakukan tindakan, jangan sampai melakukan tindakan menunggu rekomendasi dari Bawaslu, artinya saat ini masih dalam kewenangan Pemerintah Daerah dalam menertibkan Banner yang telah terpasang ,” jelas Mujib.

Ditambahkan Mujib, mengenai lokasi ataupun titik-titik pamasangan Banner setelah ditetapkan para balon dari KPU.

“Setelah calon ditetapkan oleh KPU, kemudian tiga hari setelah itu waktu dimulainya masa kampanye, pada saat itu KPU sudah menentukan zona-zona yang digunakan untuk pemasangan alat peraga kampanye dan sekaligus tempat lokasi kampanyenya. Nah sampai hari ini calon belum ada ya zona juga belum ada,” tutup Mujib.

 

 

Reporter : Muktaridi

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *