Tragedi loncat ke sungai di Trumon ternyata berawal dari masalah asmara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Tapaktuan – Masyarakat Trumon siang tadi digegerkan oleh peristiwa tiga orang yang loncat ke sungai di jembatan Ayon gampong Ujong Tanoh, Kamis (12/12).

Dari ketiga korban yang terjun ke sungai itu seorang diantaranya dapat diselamatkan oleh seorang warga yang tengah mengecek bubu ikan di sungai tersebut.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedy Sadsono melalui kapolsek Trumon Ipda Adrizal mengatakan bahwa korban selamat AY (19) tahun merupakan salah seorang siswi dan saat ini tengah menjalani perawatan di puskesmas Ladang Rimba.

“Kejadian ini didasari masalah asmara antara AY (19) dengan DAS (19), pada saat itu DAS dan AY terlibat cekcok di jembatan tersebut,” ungkap kapolsek Trumon itu kepada Mitrapol.com.

Saat kejadian lanjutnya, DAS menggunakan sepeda motor berboncengan dengan RFY (19), sementara AY sendirian menggunakan sepeda motornya. Setelah cekcok, karena suatu alasan AY mengancam akan terjun dari jembatan jika masalah asmaranya dibesarkan-besarkan oleh DAS.

” Merasa disepelekan, AY langsung melompat ke sungai yang berarus tajam itu,” ucapnya.

Melihat hal itu, DAS pun terjun ke sungai untuk menyelamatkan AY, namun DAS tenggelam dan meminta tolong, akhirnya RFY mencoba menolong dan melompat sungai, namin naas keduanya ikut tenggelam.

“Sementara itu AY (19) terus terbawa arus dan akhirnya diselamatkan oleh seorang petani, Risdami (33) yang saat itu sedang mengecek bubu ikan,” lanjutnya.

Hingga berita ini diturunkan,warga dibantu TNI-Polri masih memantau perkembangan dan terus melakukan upaya pencarian terhadap dua korban tenggelam itu.

“Malam ini sekitar 20 warga Gampong Cot telah mendirikan tenda dan bermalam didekat jempatan, tujuannya untuk memantau perkembangan dua korban yang belum ditemukan,” tutupnya.

 

 

Reporter : Safdar. S

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *