Kematian Siti Aisah diduga akibat penanak nasi konslet

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Bogor – Bertempat di Kp. Karanggan tua, RT 004 RW 007 Desa karanggan Kec. Gunung Putri Kab. Bogor, Panit Reskrim Polsek Gunung Putri IPDA Didin Komarudin.,SH bersama anggota, melakukan tindakan Kepolisian dalam kejadian penemuan mayat. Kamis (12/12).

Kronologis kejadian berawal saat Babinkamtibmas Desa Karanggan AIPTU Muhtar melaksanakan kegiatan patroli dan sambang warga di Desa Karanggan, ketika sedang melakukan patroli dan sambang warga tersebut Aiptu Muhtar bersama dengan Woko warga masyarakat, mencium bau busuk menyengat pada sebuah rumah kontrakan yang tidak jauh dari lokasi tempat Aiptu Muhtar sedang bertugas. Kemudian Aiptu Muhtar bersama warga yang lainnya datang menuju rumah kontrakan yang mengeluarkan bau busuk menyengat tersebut.

Lalu Aiptu Muhtar menghubungi Panit Reskrim Ipda Didin untuk turut serta melakukan pengecekan terhadap sebuah rumah kontrakan yang mengeluarkan bau busuk tersebut. Dan tidak berselang lama Ipda Didin selaku Panit Reskrim datang menemui Aiptu Muhtar bersama warga masyarakatnya di depan rumah yang mengeluarkan bau busuk tersebut.

Ketika hendak dilakukan pengecekan kedalam rumah, ternyata pintu rumah kontrakan yang mengeluarkan bau busuk tersebut dalam keadaan terkunci, sehingga Ipda Didin dan timnya melakukan pendobrakan pintu yang terkunci tersebut dengan disaksikan oleh para warga masyarakat yang turut hadir menyaksikan dalam tindakan Kepolisian dimaksud.

Setelah pintu rumah berhasil terbuka dan dilakukan pengecekan oleh Ipda Didin, Aiptu Muhtar dan timnya beserta disaksikan oleh perwakilan warga masyarakat, ternyata ditemukan seorang perempuan tergelatak di lantai dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Warga yang menyaksikan terkejut, karena korban yang meninggal dunia tersebut tak lain merupakan tetangga dari Woko.

Berdasarkan hasil penanganan dan pengecekan yang dilakukan oleh tim yang di pimpin Ipda Didin tersebut, diketahui bahwa Siti Aisah (30) meninggal dunia karena terkena konsleting listrik alat penanak nasi.

Terhadap korban kemudian dibawa ke rumah sakit setempat untuk penanganan awal, dan selanjutnya dibawa ke RS Polri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan para saksi dilakukan pemeriksaan di Polsek Gunung Putri.

 

 

Reporter : Barkah /Hms

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *