ILMAKA pertanyakan integritas Ketua DPD PPNI Aceh Timur

  • Whatsapp
Sekjen ILMAKA Nanda Surya

MITRAPOL.com, Banda Aceh – Ikatan Lembaga Mahasiswa Keperawatan Aceh (ILMAKA) menanggapi beredarnya kasus yang sedang mencuat di media terkait marah-marahnya ketua DPD PPNI Aceh Timur saat diwawancarai wartawan Radar Aceh ketika menanyakan informasi perkembangan kasus dugaan perilaku kekerasan terhadap perawat d RSAAS Aceh Timur.

ILMAKA berasumsi ada kejanggalan dari sikap ketua DPD PPNI Aceh Timur dalam mendampingi kasus tersebut, Sekjen ILMAKA Nanda Surya mengatakan ada yang aneh dengan sikap ketua DPD PPNI Aceh Timur , tulisnya dalam rilis yang diterima media Mitrapol.com. Sabtu (14/12).

Menurutnya, seperti tidak benar-benar serius dalam mengadvokasi kasus yang dialami anggotanya. Dari informasi yang pihaknya dapatkan korban telah menyerahkan semua keputusan kepada ketua DPD PPNI Aceh Timur termasuk bersama-sama membuat pelaporan ke pihak berwajib.

“Ya kita dapat info korban sudah menyerahkan kronologis tertulis kasus ini yang telah korban serahkan ke ketua DPD PPNI Aceh Timur dengan harapan segera bersama-sama membuat pelaporan kepada pihak kepolisian, namun malah ketua DPD seperti menghalang halangi kasus ini sampai kepada pihak kepolisian, tulis nanda

ILMAKA mempertanyakan integritas beliau red Ketua PPNI Aceh Timur dalam mengelola Organisasi Profesi dan meminta DPW PPNI Aceh untuk mengevaluasi ketua DPD PPNI Aceh Timur sesuai dengan ketentuan organisasi yang berlaku.

“Jika integritas beliau tidak memihak kepada anggota maka kita minta ketua DPD PPNI Aceh Timur Mundur dari jabatannya, dan meminta DPW mengevaluasi sesuai dengan aturan organisasi yang berlaku.tutup Nanda mengakhiri rilisnya.

Disaat awak media Mitrapol.com mencoba menghubungi Ketua DPD PPNI Aceh Timur Amir syarifuddin via pesan whatshap, tidak di balasnya, hingga berita Ini ditayang media Mitrapol.com pesan tersebut hanya dibaca dan tidak dibalasnya.

 

 

Reporter : Zul Aceh

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *