Dibuka Komjen Pol Drs Suhardi Alius MH, 256 peserta dari 32 Provinsi ikuti Rakornas FKPT

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Komjen Pol, Drs .Suhardi Alius ,MH membuka secara langsung Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas ) Forum Kordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di ikuti 256 peserta dari 32 Provinsi seluruh Indonesia yang berlangsung Ball Room Mercure Hotel and Convention Center Ancol Jakarta. Selasa yang lalu.

Dr. Andi Intan Dulung, MH selaku Ketua Panitia Pelaksana Rakornas FKPT menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2019 kita menghadapi ancaman radikalisme dan terorisme, ini adalah bentuk kongkrit sinergi antara pemerintah dalam hal ini Badan Nasional Penangulangan Terorisme (BNPT) bersama masyarakat untuk mencegah terorisme dan membendung radikalisme yang semakin mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Forum Kordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) dalam keterlibatannya mencegah terorisme di daerah melaksanakan kegiatan sepanjang tahun 2019 dari 160 kegiatan selama 9 bulan dari Maret sampai dengan November 2019 dengan jumlah 393 kegiatan.

Tujuan Rakornas FKPT yang dilaksanakan tanggal 10 Desember 2019 sampai dengan 13 Desember ini adalah mengkoordinasikan mengkonsolidasikan dan mengevaluasi program kegiatan pelibatan masyarakat dalam pencegahan terorisme melalui Forum Kordinasi Pencegahan Terorisme.

Kedua hasil yang ingin dicapai adalah terhimpun arahan dari pimpinan dan masukan pengurus FKPT di daerah terkait pelibatan masyarakat dalam pencegahan terorisme radikalisme melalui sumber yang pertama adalah Kepala BNPT dan Direktur pencegahan dan narasumber lain yang berkompeten.

Merupakan puncak dari rangkaian program kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan terorisme melalui fkpt yang berhasil melibatkan 33.176 anggota serta di 32 provinsi dari realisasi tahun lalu sebanyak 32.653 Anggota ujar Dr.Andi Intan Dulung.MH. dilanjudkan pemberian Anugrah.

Komjen Pol.Drs Suhardi Alius. MH ketua Umum Badan Nasional Penangulangan Terorisme (BNPT) memberikan sambutan sekaligus membuka Rapar Kerja Nasional Forum Kordinasi Pencegahan Terorisme (Rakornas FKPT) Tahun 2019.

Menurut Komjen Pol Drs Suhardi, MH. bahwa kita mengevaluasi apa yang sudah kita kerjakan sepanjang tahun 2019 program mulai Januari 2020 kita akan tancap gas bersinergis berama-sama dalam pemberantasan dan pencegahan serta penangulangan terorisme dengan melibatkan semua pihak mulai dari Gubernur, Bupati,Walikota, kapolda,pangdam, Dandim Kapolres ,Kapolsek, Koramil babinkantinmas.

Dalam pemberantasan dan pecegahan kita mengandeng tiga Menteri yakni Menteri Pendidikan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri untuk mensosialisasasikan kepada seluruh jajarannya.

Saya selaku kepala BNPT mengharapkan supaya evaluasi atas kinerja berjalan dengan baik, apa yang disampaikan oleh Narasumber Nanti dalam proses Rakornas ini bisa menjadi masukan untuk dalam Rakernas kedepan dan hasilnya akan kita shere kesemua FKPT baik dipusat maupun didaerah, ujar Suhardi.

40-an mantan narapidana terorisme ikut bersama kita dan kita gunakan sebagai narasumber punya pengalaman dan kemampuan untuk menjelaskan kepada kita mengapa dan untuk apa mereka melakukan dan menjadi Teroris, Dan itu menjadi satu keunggulan buat Bangsa Indonesia di mata internasional belum pernah ada negara yang menggunakan cara seperti itu,

Kita terus melakukan pendekatan kepada terduga terorisme yang telah bisa berubah, saya sampaikan beberapa kasus kejadian sepanjang tahun 2019 lebih banyak wanita radikalisme ketimbang laki Laki.

Saya sudah siapkan beberapa Narasumber yang hebat mantan mantan napidana yang bisa bicara di depan umum, saat ini banyak orang pintar dan hebat bicara dimedia sosial tapi tidak bisa ngomong didepan publik dan melakukan dialog dan tidak sedikit mantan narapida teroris diundang keluar negeri untuk memberikan pencerahan.

Tahun depan saya bersama mantan teroris akan berangkat ke Jepang untuk menjadi narasumber dan ini merupakan suatu penghargaan bahwa Indonesia mampu dalam dalam melakukan pencegahan terorisme dalam waktu singkat, pungkas Kepala BNPT.

 

 

Reporter : Yuspal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *