Kabupaten Nunukan masih kekurangan Guru

  • Whatsapp
Ridwan. As. S.Sos Kabid Pembinaan dan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara.

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Kabid Pembinaan dan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan kebudayaan Ridwan As. S.Sos mengatakan bahwa Tenaga Honorer yang mengajar mulai dari tingkat Paud, TK, SD dan SMP saat ini berjumlah kurang lebih 950 orang Guru.

H. Junaidi .SH didampingi Ridwan.As.S.Sos Kabid Pembinaan dan Ketengaan pada Dinas pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Nunukan bahwa Nunukan masih sangat membutuhkan Guru Kurang Lebih 900 orang.

Seiring dengan kemajuan dan perkembangan kabupaten Nunukan pemerintah daerah selalu mengedepankan dunia pendidikan, terbukti 20% dari Anggaran APBD prioritas untuk Pendidikan.

Sesuai dengan data Dinas dan kebudayaan bahwa jumlah Tenaga Honorer itu saat ini sebanyak 950 orang Guru mulai dari Tingkat Paud.TK.SD.dan SMP dan setiap tahun kita usulkan Penambahan Guru kepada Kementrian Menpan dan BKN pusat.

Program untuk tahun 2020 kita sudah membuat perencanaan program kegiatan untuk para guru sesuai Program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan karena salah satu layanan pendidikan di Kabupaten Nunukan ini semua mengacu kepada kementerian pendidikan.

H. Junaidi SH Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan

Untuk kegiatan pembinaan guru terus menerus kita lakukan penyegaran maupun mensosialisasikan tentang disiplin kerja, disiplin mengajar kemudian metode pembelajaran itu nanti yang akan dituangkan dalam program kegiatan seperti adanya pelatihan pelatihan guru mulai Guru TK guru Paud kemudian guru SD dan guru SMP semua nanti akan kita lakukan.

Pelatihan ini wajib bagi kepala sekolah maupun pengawas sekolah untuk memiliki surat tanda tamat Sesuai dengan surat edaran dari Dirjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk para kepala sekolah nanti di 2020 kita diberi waktu kalau yang tidak memiliki Surat Tanda Tamat Pendidikan (STTP) maka dia tidak berhak untuk mengelola dana BOS.

Surat tanda tamat Pendidikan dan Pelatihan Jadi selain tidak bisa mengelola dana BOS juga tidak bisa dia bertanda tangan terhadap ijazah siswa karena menurut aturannya kepala sekolah guru ini Kepala Sekolah yang diangkat itu harus memiliki STTP itu baru bisa dilantik kalau dilantik tanpa itu maka dianggap tidak sah.

Tahun 2020 Insya Allah untuk semua kepala sekolah dan itu sudah kita nggak akan mungkin akan kita lakukan di awal semester maupun Di semester kedua, kita lakukan sekitar 25 orang kepala sekolah lagi yang belum terpenuhi untuk memiliki STTP tersebut.

Kalau pengawas hanya beberapa orang saja itu juga akan kita melakukan pelatihan terhadap guru baik guru kelas guru mata pelajaran baik dia metode pembelajaran maupun guru ini memang harus kita lakukan dan memberikan penyegaran agar mereka pola mengajarnya itu mengikuti aturan dan perkembangan zaman.

Hampir semua Sekolah kita Kekurangan Guru sementara sekolah yang masih kekurangan terpaksa di isi oleh Tenaga Honorer bahkan ada yang sudah mengabdi 12 tahun sampai detik ini belum terangkat semoga Mentri Pendidikan yang baru bisa memikirkan untuk mengangkat Guru Honorer menjadi PNS .

Kemajuan dunia pendidikan kabupaten nunukan utamanya yang berada dipelosok tertinggal terpencil diperbatasan ditopang dengan guru honorer kalau tidak ada guru honorer ini kita pasti akan kekurangan guru yang menjadi persoalan.

Guru honorer itu akan dibayarkan oleh dana BOS 15% dari dana BOS itu Itulah yang dibayarkan untuk guru honorer hanya saja kalau sekolahnya besar itu agak lumayan gajinya guru honor Tetapi kalau di sekolah kecil jumlah siswanya kecil juga Honornya selain Honornya makin banyak siswanya banyaknya juga honor dia terima

Mendatang tidak ada lagi penerimaan guru honorer itu yang bukan S1 semua harus S1 karena memang undang-undang tentang guru itu tahun 2005 itu sudah sudah menyatakan guru itu minimal S1 baik jenjang SD maupun sampai ke atasnya, ujar Ridwan kepada wartawan.

 

 

Reporter : Yusuf. P

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *