Jelang Operasi Lilin Matoa 2019, Kapolda Papua pimpin apel gelar pasukan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw memimpin apel gelar pasukan dalam rangka persiapan Operasi Lilin Matoa 2019. Kamis (19/12) di Lapangan Apel Sat Brimob Polda Papua.

Apel gelar pasukan Operasi Lilin Matoa 2019 guna meningkatkan sinergitas Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Bertindak sebagai Komandan Apel AKBP Daniel T. Prionggo, dengan dihadiri, Wakapolda Papua Brigjen Pol Drs. Yakobus Marjuki, Irwasda Polda, Kepala BNNP Papua Brigjen Pol Drs. Jackson Lapalonga, M.Si, pejabat utama Polda Papua, Kakanwil Kemenag Papua Pdt. Amsal Yowei, SE, M.Pd.K, Kadis Log Lanud Silas Papare Kolonel Tek. Nur Hasim (Mewakili Danlanud Silas Papare), As. Ops Lantamal X Jayapura Kolonel Laut (P) Noldy Tangka (Mewakili Danlantamal, As. Intel Kejaksaan Tinggi Papua La Kamis, SH, MH (Mewakili Kajati Papua), Kepala Cabang PT. Jasa Raharja (Persero) Papua Marganti Sitinjak, Kepala Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Papua Iwanggin Sabar Olif, SH, GM PLN, Kasubsi Kesiap siagaan Kantor SAR Kelas A Jayapura Kapten Sar Matius Simbiak, Dansatlak Gakkum Pomdam XVII/Cenderawasih Letda CPM Budi Hadiyanto, FKUB Provinsi Papua, tokoh adat, tokoh agama dan pemuda.

Kegiatan diawali dengan laporan Komandan Apel kepada Irup, pemeriksaan pasukan dan pengecekan altsus dilanjutkan penyematan tanda operasi kepada 3 perwakilan dan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia yang dibacakan oleh Kapolda Papua.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia dalam amanatnya yang dibacakan Kapolda Papua menyampaikan marilah kita mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kita dapat mengikuti Apel Gelar Pasukan OperasiLilin Tahun 2019, dalam suasana yang penuh khidmat.

Apel Gelar Pasukan yang diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran ini bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan pengamanan, soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan, serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

 

Operasi Lilin tahun 2019 merupakan operasi kepolisian terpusat yang akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai hari Senin tanggal 23 Desember 2019, sampai dengan hari Rabu tanggal 1 Januari 2020. Fokus pengamanan adalah 61.308 obyek di seluruh Indonesia baik gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, obyek perayaan tahun baru, terminal, pelabuhan, stasiun KA, dan bandara.

Dalam pelaksanaannya, operasi ini akan melibatkan 191.807 personel pengamanan gabungan yang terdiri atas 121.358 personel Polri, 17.190 personel TNI, serta 55.259 personel yang berasal dari instansi terkait antara lain Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya.

Kekuatan personel tersebut akan ditempatkan pada 1.792 titik pos pengamanan, 745 titik pos pelayanan, dan 45 titik pos terpadu. Strategi yang diterapkan dalam operasi ini adalah mengedepankan tindakan preemtif dan preventif dengan didukung kegiatan intelijen, berupa deteksi dini dan deteksi aksi,serta penegakan hukum secara tegas dan profesional.

Berdasarkan prediksi intelijen, terdapat 12 potensi kerawanan yang harus kita antisipasi, yaitu aksi terorisme, kejahatan konvensional, kemacetan lalu lintas, kecelakaan transportasi, sweeping ormas, aksi penolakan peribadatan, kenaikan harga sembako, konflik sosial dan tawuran, bencana alam, konvoi dan balap liar, kebakaran akibat petasan, dan pesta narkoba ataupun minuman keras.

Berkaitan dengan hal tersebut, seluruh Kasatwil harus dapat bersinergi dengan stakeholder terkait untuk menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan menerapkan strategi yang tepat guna mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakteristik kerawanan masing-masing daerah.

Dalam kesempatan yang penuh dengan semangat dan rasa kebersamaan ini, untuk mendukung keberhasilan dalam pelaksanaan tugas, saya akan menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani, yaitu sebagai berikut; Pertama, tetap jaga kesehatan serta niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME, Kedua pastikan setiap personel hadir sesuai plotting serta paham terhadap tugas dan tanggung jawabnya,

Ketiga lakukan deteksi dini dengan memetakan titik-titk kerawanan secara tepat dan optimalkan penggalangan untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat, Keempat laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, serta tingkatkan kewaspadaan pengamanan melalui penerapan buddy system dan Kelima mantapkan kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi.

Pukul 09.36 Wit penyerahan alat penanggulangan kecelakaan lalu lintas oleh Kepala PT Jasa Raharja Papua yang diterima langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw.

 

 

Reporter : Yanes

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *