Titi gantung Sabahotang ambruk, warga kesulitan bawa kebutuhan sehari-hari dan hasil bumi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Padang Lawas – Ambruknya titi gantung di Desa Sabahotang yang menghubungkan antara Desa Sabahotang dan Desa Sigorbus serta Desa sekitarnya beberapa minggu lalu, mengakibatkan warga Desa Sabahotang kesulitan membawa kebutuhan sehari-hari dan hasil bumi dari Desa Sabahotang.

Informasi yang dihimpun Mitrapol di lokasi titi gantung, Selasa, (17/12/2019). Sejak titi gantung ambruk diterjang sungai barumun beberapa minggu yang lalu, para masyarakat, petani sawit dan getah karet merasa kesulitan untuk mengangkut kebutuhan sehari-hari serta hasil panennya dari Desa Sabahotang menuju Desa Sigorbus untuk dijual kepada pengepul atau toke sawit dan getah karet, karena titi gantung inilah satu-satunya akses keluar masuk menuju Desa tetangga yakni Desa Sigorbus, Desa tetangga dan Ibu Kota Padang Lawas (Palas) yakni Sibuhuan.

Bukan hanya masyarakat petani sawit dan petani karet yang merasa kewalahan, masyarakat yang mengangkut kebutuhan sehari-haripun merasa kesulitan dan para anak-anak sekolahpun berjuang untuk melewati akses tersebut.

Ali Jumroh Hasibuan Kepala Desa Sabahotang menyampaikan kepada Mitrapol, “Ambruknya titi gantung ini, di akibatkan oleh diterjang sungai barumun yang besar, yang sampai saat ini belum diperbaiki oleh pihak terkait, sehingga masyarakat sayapun berjuang untuk melintasi sungai barumun, dan sebagian meniti melewati jembatan gantung yglang sudah rusak parah”. Imbuh Jumroh.

Jumroh berharap, agar titi gantung itu secepatnya diperbaiki oleh pihak Pemerintah Kabupaten Padang Lawas, “harapan saya, akses kami satu-satunya ini, supaya segera diperbaiki oleh pihak terkait, karena bila tidak diperbaiki, sangat dan sangat merugikan roda perekonomian masyarakat saya, juga kepada para anak-anak generasi bangsa, yang setiap harinya berjuang melintas minimal dua kali sehari, sewaktu-waktu bisa membahayakan mereka,” tutup Jumroh.

 

 

Reporter : MS. Hasibuan

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *