Hura-hura Gunakan Dana Desa, Kades Suka Jaya Divonis 6,5 tahun penjara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Medan – Dana Desa sebesar Rp599.524.788 digunakan untuk hura-hura. Akibatnya, Arifin (50), Kepala Desa Suka Jaya, kec Tanjung Tiram, kab. Batubara, Sumatera Utara pasrah Divonis 6,5 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (19/12).

Hakim ketua Jarihat Simarmata dalam putusannya mengatakan, dana desa yang semesti untuk pembangunan desa, digunakan terdakwa untuk kepentingan pribadinya.

Terdakwa yang berperawakan kecil, berkopiah hitam dengan kemeja batik hijau tua, terlihat hanya tertunduk lesu ketika majelis hakim membacakan amar putusannya.

Selain kurungan, terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya Tita Rosmiati juga dibebani denda
Rp 200 juta subside 3 bulan kurungan dan wajib membayar uang pengganti kerugian negara Rp 599.524.788, subsider 3 tahun 3 bulan penjara.

” Uang pengganti harus sudah dibayar terdakwa sebulan setelah vonis berkekuatan hukum tetap. Jika tidak terdakwa harus menjalani kurungan 3 tahun 3 bulan penjara” ujar hakim ketua Jarihat Simarmata.

Menurut majelis hakim, terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo. Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah dirubah UU No 20 tahun 2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi .

Putusan majelis hakim sama persis dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) David Prima dari Kejari Batubara. Makanya, JPU menyatakan menerima putusan, sedangkan terdakwa melalui penasehat hukumnya menyatakan, pikir-pikir.

Perlu diketahui, dalam persidangan terdakwa yang menjabat sebagai Kades Suka Jaya ini mengakui jika Dana Desa itu digunakan untuk hura- hura dari cafe ke cafe, sehingga dana desa habis tuntas hanya untuk hura-hura.

Dalam dakwaan disebutkan, Kepala Desa Suka Jaya, Arifin tidak melaksanaka beberapa kegiatan pembangunan fisik di Desa Suka Jaya, kec Tanjung Tiram, kab. Batubara, Sumatera Utara yang dananya bersumber dari Dana Desa (DD) 2017.

Dana Desa yang dialokasikan TA 2017, Rp. 1.416.490.788. Dengan rincian, Dana Desa Rp 819.255.605,00, Alokasi Dana Desa TA 2017 Rp. 597.235.183,00

Nah, berdasarkan Laporan Audit Hasil Perhitungan Kerugian Negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Provinsi Sumatera Utara Nomor SR/53/PW02/5.1/2018 tanggal 08 November 2018 disebutkan adanya kerugian negara DD dan ADD Suka Jaya.

Persisnya, Penyimpangan Penggunaan Dana Desa Dan Alokasi Dana Desa pada Desa Suka Jaya TA 2017 sebesar Rp. 599.524.788,00.

 

 

Reportder : HZ

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *