Penjelasan Plt. Kepala BPKS terkait merosotnya kinerja dan anggaran APBN

  • Whatsapp
Razuardi, Plt. Kepala BPKS Sabang

MITRAPOL.com, Sabang – Plt. Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS), Razuardi, memberikan keterangan terkait sejumlah pejabat BPKS yang melakukan kunjungan ke luar negeri di tengah merosotnya kinerja dan anggaran APBN untuk BPKS. Kamis (19/12).

Menurut keterangan Razuardi, yang disampaikan ke mitrapol.com, bahwa kepergian sejumlah pejabat BPKS ke luar negeri yaitu untuk menjajaki berbagai kerjasama dengan berbagai pihak, baik swasta maupun otoritas pemerintahan.

Dan ini dilakukan mengingat BPKS tidak dapat sepenuhnya mengandalkan dana APBN untuk mewujudkan pembangunan Sabang sesuai master plan dan bisnis yang telah disusun, dan juga harus adanya pendekatan dengan berbagai mitra potensial yang merupakan bagian dari program kerja BPKS agar potensi yang ada di kawasan Sabang bisa diketahui pihak yang ingin berinvestasi di Sabang. kata Razuardi.

Razuardi juga mengungkapkan, rombongan yang berada di luar negeri sekarang juga sedang melakukan penjajakan. Ia juga mengaku, bahwa kunjungan tersebut sudah direncanakan sejak jauh hari untuk menyiapkan Kawasan Sabang sebagai shorebase bagi industri hulu minyak di Aceh.

“Ini perlu diprioritaskan agar industri-industri yang mendapatkan konsensi minyak dari bumi Aceh tidak membangun shorebase-nya di luar Aceh,” ujarnya.

Rombongan BPKS yang ke luar negeri tersebut juga diharapkan dapat belajar dari Labuan Offshore Financial Service Authority (LOFSA). Lebih lanjut, Razuardi menjelaskan, Pulau Labuan selain sebagai pusat kuangan lepas pantai juga merupakan pelabuhan bebas dengan kedalaman lautnya sama seperti Sabang.

Sehingga diharapkan, tim BPKS juga dapat menimba ilmu dan pengalaman pihak otoritas disana dalam mengembangkan Kawasan,” harap Razuardi.

Plt. Kepala BPKS juga mengakui, perjalanan dinas rombongan pejabat BPKS itu memang menggunakan anggaran APBN dan DIPA BPKS tahun 2019. Namun keberangkatan itu telah mendapat persetujuan dari Sekretaris Kementerian Sekretaris Negara.

Tim BPKS yang melakukan kunjungan ke Pulau Labuan ini dipimpin oleh Plt Wakil Kepala BPKS dan didampingi oleh lima pejabat utama lainnya, yaitu; Deputi Pengawasan, Direktur Promosi dan Kerjasama, Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi, Kepala Biro Keuangan, dan Kepala Perwakilan BPKS Jakarta, tutup Razuard

 

 

Reporter : Bukhari

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *