Gadis asal Aceh Selatan ditemukan tewas tergantung, ini kata polisi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Banda Aceh – Seorang wanita ditemukan tewas tergantung di pintu kamar mandi kostnya di gampong Laksana kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh (21/12)

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kapolsek Kuta Alam AKP Miftahuda Dhiza Fezuono saat di konfirmasi Mitrapol.com menjelaskan perihal penemuan mayat perempuan yang belakangan diketahui bernama Eliyana sari (21) warga kecamatan Kluet Utara itu.

Menurutnya jasad ditemukan warga sekitar pukul 14:00 saat salah seorang warga memanggil nama korban berulang kali dan tidak ada jawaban. Mendapati hal itu kemudian warga tadi memberitahukan hal tersebut kepada tetangga korban.

“Setelah berulang kali dipanggil dan tidak ada jawaban, kemudian tetangga korban membuka paksa pintu kos rumah kost tersebut, setelah masuk yang bersangkutan melihat pintu kamar kos korban terbuka dan menemukan selembar kertas yang ditulis korban yang isinya merupakan ucapan permintaan maaf kepada keluarga korban,” ungkap kapolsek Kuta Alam.

Ia melanjutkan, tetangga korban kemudian mengecek dapur dan menemukan korban sudah tergantung di kusen kamar mandinya.

“Korban ditemukan tewas tergantung dengan menggunakan sehelai selendang berwarna coklat,” bebernya.

Warga kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Kuta Alam, setelah mengamankan lokasi, pada pukul 16:20, Tim Inafis Polresta Banda Aceh tiba di lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian perkara.

“Dari hasil setelah dilakukan pemeriksaan sementara, Saudara Eliyana Sari dapat dipastikan meninggal dunia akibat gantung diri,” terangnya.

Selanjutnya, pada pukul 17.30 wib Korban dibawa ke rumah sakit umum Zainal Abidin untuk dilakukan Visum ad revertum.

“Sebagai catatan dapat kami sampaikan bahwa korban tinggal sendiri dalam kamar kostnya, sementara kost tersebut terdapat tiga kamar, pada saat dibongkar pintu rumah tersebut oleh saksi, posisi pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam dan posisi kunci tergantung di pintu sebelah dalam,” katanya.

Selain itu lanjut Kapolsek, korban juga meninggalkan selembar kertas yang bertuliskan permintaan maaf kepada keluarga berpesan agar orang tuanya melakukan kenduri anak yatim, korban juga meninggalkan ATM beserta Pinnya.

“Kepada korban telah dilakukan visum oleh pihak rumah sakit umum Zainal Abidin hasilnya baru keluar seminggu lagi,dari keteranga pihak rumah sakit dapat dijelaskan secara umum bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh dan hasil pemeriksaan sementara korban murni bunuh diri,” ujarnya.

Ia menerangkan bahwa pada pukul 21.00 wib keluarga korban yang diduga bunuh diri telah meminta kepada pihak RSUZA agar tidak melakukan otopsi terhadap korban dan keluarga telah menerima kematian korban serta berharap jenazah dapat dibawa pulang langsung menuju ke kampung halamannya di Aceh Selatan.

 

 

Reporter : Safdar S

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *