Saat berlayar di Lautan, Kapal Ikan asal Banda Aceh terpaksa berlabuh darurat

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Aceh Selatan – Sebuah Kapal Ikan asal Banda Aceh berlabuh darurat di Pelabuhan PPI Labuhan Haji Aceh Selatan. Kamis (26/12).

Kapal Ikan bernama KM. Rinda Mulia 85 GT ini di Nahkodai oleh Rajali Banda (60) warga Banda Aceh. Kapal ini terpaksa berlabuh di Pelabuhan PPI Labuhan Haji aceh selatan dikarenakan membawa salah satu ABK Kapal yang mengalami luka serius di bagian kaki akibatkan kecelakaan disaat bekerja menurunkan jaring pukat ikan.

Kejadian bermula pada hari Rabu (25/12) pukul 05.00 Pagi, saat seluruh ABK sedang melaksanakan aktifitas menurunkan jaring pukat sesuai tugas masing-masing.

Menurut Rajali, salah satu ABKnya, Saiful Wathan (27) warga Dusun Tambak Ketapang Mameh, Kec. Idi Rayeuk, Kab. Aceh Timur sedang menurunkan Sekoci, dengan menggunakan kakinya untuk mendorong Sekoci tersebut tanpa memperhitungkan posisi berdiri saat itu sehingga pada saat sekoci itu tergelincir turun ke lautan kaki ABK tersebut terjepit antara sekoci dan pinggiran badan kapal, hingga mengakibatkan kaki sebelah kiri mengalami luka yang serius..

Saya bersama kru kapal yang lainnya melakukan pertolongan terhadap ABK yang terluka dengan mengangkat dan membaringkannya di atas box tempat ikan, guna memberikan perawatan darurat degan kotak P3K dan kami memberikan Alqohol pada kaki yang luka, kemudian memberikan obat antiseptik setelah itu di balut dengan perban.

Setelah itu Nahkoda atau Kapten Kapal memutuskan segera membawa Kapal untuk berlabuh darurat di pelabuhan terdekat, rabu 25 desember perjalanan menempuh jarak lebih kurang 23 jam, mengarungi Lautan Samudra India hinga sampai di Pelabuhan PPI Labuhan Haji, Kamis (26/12) pukul 06.00 Pagi.

Setiba di Pelabuhan, salah satu warga Desa PPI. Labuhan Haji, Kab. Aceh Selatan membantu korban dengan membawanya ke Pukesmas terdekat untuk di lakukan penanganan awal medis, kemudian dari Pukesmas dirujuk ke Rumah Sakit Tengku Peukan Kab. Aceh Barat Daya, untuk di lakukan operasi dikarenakan kondisi lukanya sangat parah.

 

 

Reporter : Rian

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *