Wabup Lebak minta media dapat memberitakan wisata sesuai realita

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak – Wakil Bupati Lebak H. Ade Sumardi, SE.,M.Si, meminta kepada wartawan baik media cetak, Online dan elektronik dapat memberikan informasi seputar parawisata di Lebak, selain itu, berita yang ditulis harus sesuai realita yang ada, dengan begitu peran media akan sangat membantu pemerintah Lebak yang tengah gencar mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Lebak.

Wartawan juga diminta supaya memberikan informasi kepada para wisatawan agar dapat memilih lokasi wisata berikut akses mana yang harus mereka tempuh sesuai harapannya, Ade mengingatkan jangan sampai terulang lagi viralnya lokasi wisata di media sosial seperti wisata Negeri Diatas Awan yang pernah viral sebelum resmi dibuka untuk wisatawan, viralnya negeri diatas awan saat itu juga mengundang wisatawan datang hingga membludak namun akhirnya kecewa, mereka menjadi korban Media Sosial (Medsos).

Pernyataan itu disampaikan Wakil Bupati Lebak melalui acara Media Gathering, pada (19/12) lalu.

“Peran media cukup penting dan sangat bisa membantu meluruskan informasi kurang utuh yang beredar, Kalau kondisi jalannya rusak sampaikan rusak, kalau kondisinya bagus sampaikan bagus, tolong luruskan dengan tulisan jurnalis dan anda semua ahlinya dalam menulis soal itu,” ujarnya.

Ade Sumardi juga menerangkan bahwa akses menuju lokasi wisata seperti Negeri Diatas Awan terdapat beberapa pilihan seperti jalan cor, Hotmix bahkan masih ada jalan bebatuan, itu perlu disampaikan tanpa ditutup-tutupi.

Menurut Ade, para wisatawan tidak semuanya tertarik dengan jalanan bagus, ada pula yang sengaja mencari tantangan di jalan bebatuan seperti komunitas off Road.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lebak Hj. Iti Octavia Jayabaya juga meminta agar seluruh media dapat bersinergi dengan Pemerintah untuk mendorong, menggaungkan Visi Lebak sebagai daerah wisata unggulan berbasis potensi lokal.

“Semula banyak yang meragukan Visi saya, bahkan ada yang mempertanyakan apa sih yang bisa di sajikan kepada Wisatawan dari Lebak? Saya yakinkan, bahwa kita punya banyak yang tidak dimiliki daerah lain, dan Kabupaten Lebak yang selama ini dibanggakan Provinsi Banten karena kita punya suku Baduy, kita punya adat dan budaya sendiri yang sejak dulu ada tanpa mencontoh dari luar, kita juga punya Goa, air terjun, gunung, rimba, lautan pantai dan potensi lainnya,” terang Iti dihadapan 60 Jurnalis berbagai media.

Bupati Iti meyakini, dengan potensi yang ada Visinya mampu diwujudkan sekaligus berdampak pada kemajuan ekonomi masyarakat Lebak, diantaranya melalui UKM dan Komunitas pemuda kreatif yang kini sudah mulai nampak tampil mengikuti berbagai event promosi pariwisata

Selain Media gahtrering, Pemerintah kabupaten Lebak juga merangkul Organisasi Masyarakar (Ormas), LSM dan OKP untuk turut andil mensukseskan visi Bupati Lebak melalui acara konsolidasi yang digelar Kesbangpolinmas Lebak di Gedung Sugri, Kota Rangkasbitung 18/12/2019

Ketua LSM RP-NKRI Mamik Selamet mengutarakan dukungan terhadap visi Bupati Lebak.

“Kami apresiasi langkah Bupati Lebak untuk menggali potensi wisata di wilayah lebak, namun perlu diperhatikan batasan dari potensi itu sendiri diantaranya implementasi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Lebak Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Rencana umum Tata Ruang wilayah, jangan sampai wilayah kategori zonasi wisata berbenturan dengan kegiatan pembangunan secara umum,” tuturnya.

Mamik mencotohkan diwilayah Cimarga yang memiliki potensi wisata Situ Palayangan namun tercemar keasriannya akibat banyaknya kegiatan galian.

 

 

Reporter : Ubay Pol

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *