Makam Keramat Prabu Daleum Wong Sagati tak tersentuh amukan banjir Ciberang

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak – Subhanallah, sungguh sebuah kemukjijatan dari Tuhan menjaga makam hambanya yang mulia.

Rabu 1 Januari 2020, Banjir besar sungai Ciberang menerjang kecamatan Sajira, Lebak Banten. Sejumlah pemukiman porak poranda akibat diterjang amukan sungai besar Ciberang

Tidak hanya itu, Jembatan permanen di Jalan Raya Sajira sepanjang 70 meter turut roboh dihantam banjir tersebut.

Namun sebuah kemukjijat yang nyata terjadi di makam Prabu Daleum Wong Sagati (Keramat Sajira), Air banjir yang sangat besar dari sungai Ciberang tidak sedikitpun mau menyentuh kain kafan penutup batu nisan keramat.

Padahal jika diukur posisi kehulu sungai Ciberang, posisi jembatan Ciberang di Sajira barat yang roboh, jauh lebih tinggi dari permukaan sungai dibanding makam Prabu Wong Sagati (Keramat Sajira)

“Posisi Jembatan itu lebih tinggi tapi roboh dihantam air, sementara makam lebih rendah tapi air tidak mau menyentuh kain kafan penutup batu nisan, apalagi merendamnya,” terang Junaedi warga Sajira Barat.

Namun tidak semua sama, untuk makam lain dan areal penjiarahan keramat Sajira nampak turut terandam banjir, termasuk para pedagang disekitarnya

“Selain makam Prabu Daleum Wong Sagati semua terendam,” tutup Jun sambil membersihkan lumpur dan sampah di areal penjiarahan.

 

 

Reporter : Ubay Pol

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *