Heboh, Sekdes Desa Ganting minta daging Babi diantar ke Kantor Desa, Ada apa …. ???

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Simeulue – Masyarakat Desa Ganting heboh dengan adanya dua paha kaki belakang Babi Hutan yang digantung di depan Kantor Desa Ganting Kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeulur. Senin (6/1/2020).

Menurut keterangan yang dapat dihimpun oleh Wartawan Mitrapol, kejadian berawal ketika Sekdes Desa Ganting meminta bukti hasil buruan kepada kelompok pemburu hama Babi yang telah dibentuk.

Para pemburu Babi Hutan yang ada di Desa Ganting merasa kesal kepada Sekdes karena tidak membayar upah mereka memburu Babi. Para pemburu Babi Hutan dibentuk untuk memburu Babi yang diangap oleh masyarakat setempat sebagai hama yang perlu dimusnahkan.

Hasil Musyawarah Desa tahun 2019, telah disepakati anggaran pemburuan Babi Hutan sebesar Sembilan Juta Rupiah pertahun, namun sampai hari ini anggaran tersebut belum terealisasi, ungkap kelompok pemburu.

Menurut ketua kelompok pemburu,Uang yang pernah dijanjikan pertahun tak kunjung dibayar, malah oknum Sekdes memintak bukti, jika memang mereka berhasil membunuh Babi dan meminta pahanya untuk di antar ke Kantor Desa sebagai buktinya.

Umpamanya Sapi kami buru, Sapi kami antar, Kerbau kami buru, Kerbau kami antar, karena ini Babi yang kami buru ya Babi kami antar, sebagai bukti yang diminta oleh oknum Sekdes, makanya diantarlah bukti ini ke kantor Desa, jelas ketua kelompok para pemburu Babi.

Sejauh ini masyarakat belum mengetahui daging Babi tersebut untuk apa, soalnya dari nenek moyang kami belum pernah terjadi hal seperti ini, baru kali ini terjadi, kami sangat malu atas daging Babi yang diminta oleh Sekdes, pungkasnya.

 

 

 

Reporter: Sarwadi

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *