Ketua PAS hadiri Maulid Nabi SAW yang diadakan KUPI

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Kumpulan Ureung Pidie (KUPI) mengadakan kenduri memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah di gedung serbaguna DPR RI Kalibata berlangsung di kompleks Gedung Serbaguna DPR RI Kalibata Jakarta Selatan, Minggu (12/01/20).

Dalam acara tersebut selain Do,a dan zikir ada juga lantunan suara budaya sekaligus Tarian khas budaya yang di persembahkan oleh remaja-remaja Aceh. Adapun masakan khas daerah, panitia menyiapkan kuah Beulangong
dan Meulapeh dan puluhan makanan yang berbeda-beda, yang di sediakan secara sukarela oleh anggota Kupi untuk dibagikan keseluruh yang hadir untuk di makan bersama setelah selesai acara.

Dalam kesempatan ini Ustaz Dr. H. Amri Fatmi Anziz, Lc, MA, dipercaya untuk memberikan ceramahnya, acara ini juga turut dihadir Bupati Pidie Aceh Ronny Ahmad SE,  Ketua Persatuan Aceh Serantau (PAS) dan beberapa tokoh masyarakat lainnya.

Persatuan Aceh Serantau (PAS) yang dipimpin Akhyar Kamil SH, datang dengan membawa rombongan menggunakan 10 mobil yang dikawal pihak Kepolisian menuju lokasi.

Akhyar Kamil, SH Ketua Umum Persatuan Aceh Serantau berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi antar warga KUPI dan PAS dengan warga Aceh secara keseluruhan. Ya kalo PAS sendiri rutin juga mengadakan Maulid, sebelum ini lebih dulu di 2019 lalu.

Sedangkan Sejarah lahirnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam diperingati dengan menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Perayaan ini tak dikenal selama Rasulullah SAW masih hidup.

Akhyar Kamil, SH melihat setiap perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, bisa membangkitkan semangat juang bagi umat Islam, Sehingga dia pun menginstruksikan perayaan Maulid Nabi setiap tahunnya bersama PAS di Kota Tangerang Banten nantinya lebih semangat lagi.

Menurutnya, tak ada dalil yang melarang merayakan hari kelahiran, bahkan di dalam Al Quran Surat Maryam ada ucapan selamat hari kelahiran Nabi Musa sampai dua kali. “Artinya Al Quran saja membolehkan orang merayakan hari kelahiran itu, apalagi kalau sekarang di dunia sudah memperingati maulid Nabi Muhammad SAW itu hal yang bagus.”

Itu artinya Nabi memperingati hari kelahirannya dengan cara berpuasa. Untuk generasi sekarang merayakan peringatan maulid dengan berpuasa di hari Senin dan membaca riwayatnya.

Ditambahkannya makna dari peringatan Maulid Nabi adalah sebagai upaya untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT dan menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan bagi umat Islam serta mempertebal keimanan, meyakinkan tentang keesaan Allah, dan berusaha menjadikan Rasulullah SAW sebagai suri tauladan, pungkas Akhyar.

 

 

Reporter : Ijal/Yape

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *