Megawati konsisten, Kader Partai yang terlibat kasus korupsi tidak akan dilindungi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang di lakukan oleh KPK terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan, serta caleg PDIP Harun Masiku, menyeret juga nama kader dari partai PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Dalam pidatonya pada acara Rakernas PDIP beberapa waktu yang lalu, salah satunya, Megawati menegaskan sebagai Ketua Umum PDI-P tidak akan melindungi kader yang tidak taat dengan instruksi partai dan juga tidak taat akan hukum.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono mengatakan, padahal bukan sekali-dua kali Ibu Megawati selalu mengingatkan kadernya untuk menghindari tindakan-tindakan korupsi dan taat kepada koridor hukum, dan juga taat kepada aturan-aturan partai. Namun hal ini bisa saja terabaikan oleh para kader PDI Perjuangan

“Kalau soal seperti itu bukan hari ini saja, Ibu Mega selalu mengatakan kepada kadernya untuk selalu patuh dan taat terhadap hukum juga taat kepada aturan partai, pesan itu selalu disampaikan pada setiap rapat kerja nasional. Jadi pesan itu selalu disampaikan Ibu Mega, bahwa pesan itu kadang selalu diabaikan atau mungkin tidak dipatuhi oleh beberapa kader, karena dengan sekian ribu kader ya mungkin bisa saja terabaikan. Akan tetapi ketua umum secara tegas mewanti wanti kepada seluruh kadernya untuk patuh pada aturan-aturan hukum yang berlaku, apalagi terhadap aturan partai,” kata Gembong ketika di wawancarai oleh awak media di kantornya, pada (14/01/2020).

Berbagai pernyataan pun disampaikan Hasto kepada publik, mulai dari sikap PDIP yang tidak akan menghalag-halangi upaya penegakan hukum oleh KPK dan muga menjelaskan bahwa dirinya tidak “sembunyi” dari kejaran penyidik KPK.

Ketika ditanyakan oleh awak media, bahwa apakah sikap Hasto yang memeberikan pernyataan tersebut adalah merupakan ketaatan beliau kepada Partai atau memang ada perintah dari ketua umum, menurut Gembong bahwa apa yang dilakukan Hasto itu merupakan bentuk pertangung jawaban dari kader partai terhadap proses hukum.

“Itu merupakan bentuk tanggung jawab kader partai dalam ketaatan pada proses hukum jika memang ada bukti keterlibatan ya nanti dibuktikan saja, kita juga kan tidak tahu akar masalahnya, saya sendiri pun juga tidak tahu,” ujar Gembong

Akan tetapi bahwa semua kader diperintahkan untuk tunduk dan taat pada proses hukum iya, untuk hati-hati supaya tidak melanggar koridor hukum iya, untuk hati-hati tidak melakukan korupsi iya.

“Ibu Mega selalu tegas dari tahun ke tahun kepada kadernya untuk mengikuti proses hukum dan juga taat kepada koridor hukum yang ada,” tutup Gembong

 

 

Reporter : BS

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *