Walikota Surabaya Tri Rismaharini digadang dapat benahi DKI Jakarta

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Beberapa waktu yang lalu Wali Kota Surabaya Risma, mendapat kunjungan 24 Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan yang ingin menimba ilmu ke Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Selain menimba ilmu, apakah ada misi lain yang mereka emban saat bertemu walikota surabaya beberapa waktu yang lalu.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini digadang dapat membenahi DKI Jakarta dalam hal pengelolaan sampah dan banjir di Jakarta pada 2022.

“Melihat apa yang sudah dilakukan oleh ibu Risma kita serta mencermati apa sih yang membuat keberhasilan ibu Risma dalam inovasinya membenahi surabaya dalam hal mengatasi banjir dan juga dalam hal pengelolaan sampah di surabaya, oleh karena itu makanya kita datang ke sana bersilahturahmi serta bertukar pikiran,” ungkap Gembong Warsono Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, pada (14/01/2020) di kantornya Kebon Sirih, Jakarta

Gembong Warsono berharap, apa yang berhasil di surabaya dapat kita terapkan di DKI Jakarta. Setelah itu kita akan komunikasikan temuan-temuan serta inovasi yang didapat dari hasil kunjungan kerja kemaren, kepada Pemprov DKI Jakarta.

“Sebagai contoh, taman di surabaya relatif lebih baik dalam hal penataan dan juga fungsinya atau keberhasilannya dalam mengendalian banjir, pengelolaan sampah, serta permasalahan lain, seperti ini nanti kita akan sampaikan kepada Pemprov DKI,” jelas Gembong

Ketika ditanyakan oleh awak media, apakah kunjungan ke Ibu Risma adalah sebagai signal PDIP meminang Ibu Risma untuk maju dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta pada 2022 nanti.

“Terserah mau diartikan apa, saya katakan apakah fraksi bisa membawa ibu Risma, ya tidak bisa. Itu domainnya DPP, sekali lagi itu domain DPP, kami fraksi tidak punya kewenangan apa-apa untuk itu” tandas Gembong

Gembong menjelaskan, kota Surabaya memilik kesamaan dengan kota Jakarta secara umum terhadap kendala yang dihadapi dalam hal “banjir”.

“Dari segi persoalan secara kusus tentunya berbeda antara Jakarta dengan Surabaya, tapi dari persoalan yang berbeda itu dalam kontek penanganan banjir saya pikir sama dan agak mirip, kenapa saya katakan sama dan mirip antara surabaya dengan Jakarta dalam hal kontektasi banjir, karena banjir yang terjadi di surabaya airnya itu tidak hanya air dari kota surabaya itu sendiri, akan tetapi juga adanya air kiriman dari seputaran kota surabaya, artinya kan mirip seperti di Jakarta, banjir di jakarta airnya juga bukan dari sekitaran Jakarta saja akan tetapi juga dapat kiriman dari luar kota pendukung seperti Bogor serta Depok dan lain sebagainya,” jelas Gembong

“Artinya dari sisi itu ada kemiripan, kemudian kita lihat dari soal permukaan tanah, dari soal permukaan tanah, Jakarta justru permukaan tanahnya lebih tinggi dibandingkan dengan surabaya,” Gembong menambahkan

Dari kemiripan itu barangkali terapinya kan mungkin dapat di terapkan di jakarta disana kok tidak banjir, itulah yang menjadi pemikiran kami dari Fraksi PDIP.

 

 

Reporter : BS

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *