Melawan dugaan kejahatan Pers, DPN Repdem laporkan rmol.id ke Dewan Pers

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Banten – Wanto Sugito, Sekjen Dewan pengurus nasional Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Sayap dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan PDIP, Siang tadi, Rabu 15/1. Mendatangi kantor Dewan Pers di Jl Kebon Sirih No.32-34 Gambir, Jakarta Pusat.

DPN Repdem melalui Sekjen Wanto Sugito dan Ketua Bidang Hukum didampingi Ketua DPC Repdem Tangerang Selatan Iwan Ridwansyah. SH, Pungsionaris DPC Rohidi Darmadi, Ketua Repdem PAC Pondok Aren, Toebagus Dedi Wahyudi bersama Sekertaris Lukman,SE datang untuk membuka laporan terhadap salahsatu media rmol.id atas dugaan indikasi kejahatan Pers melalui berita miring serta fitnah.

Seperti diberitakan mitrapol.com sebelumnya, Pengurus DPN Repdem PDI Perjuangan bakal melaporkan salahsatu media (rmol.id) terkait berita yang dinilai tendensius telah menjustifikasi terhadap pimpinan Partai PDI Perjuangan, Organisasi Repdem menilai rmol.id telah menggiring opini melalui permainan frime dan judul konten berita “Saeful Bahri Akui Duit suap untuk Komisioner KPU Berasal dari Hasto,” berita tersebut ditayangkan pada portal rmol.id pada 10 januari 2020 lalu.

Atas berita tersebut, DPN Repdem PDI Perjuangan berinisiatif melaporkan media rmo.id ke pihak Dewan Pers, hal tersebut dinilai tepat untuk melawan indikasi dan dugaan Kejahatan Pers

Seperti diungkap Sekjen DPN Repdem Wanto Sugito, dalam laporannya Wanto menuturkan bahwa sebagai pilar demokrasi semestinya media dapat memberitakan secara akurat berdasarkan faktual, Ia juga menduga media tersebut (rmol.id) telah melanggar etitude jurnalist, selain itu, masih kata Wanto, rmol.id terkesan melakukan justifikasi liwat permainan judul dan freming berita, tentu akan berdampak penggiringan opini publik dan sangat menyudutkan PDI Perjuangan

“Permainan judul berita sehingga merugikan marwah institusi PDI Perjuangan dan merugikan Sekjen Partai kami,” tegas Wanto.

Sementara Ketua Bidang Hukum DPN Repdem Fajri Syafi’i mengaku sangat menghormati kebebasan Pers sebagai pilar ke empat Demokrasi, namun dirinya menyayangkan, sebagai lembaga Pers harusnya dapat menyajikan berita akurat sesuai kode etik jurnalistik dan UU Pers.

“Dalam UU Pers Tegas diatur media tidak boleh fitnah (Hoax) dan harus mengedepankan asas praduga tidak bersalah,” ujarnya.

Fajri menambahkan, untuk barang bukti pelanggaran etik pihaknya telah menyerahkan berkas laporan berupa salinan berita rmol.id ke Dewan Pes.

“Maka kami melapor kepada Dewan Pers untuk dugaan pelanggaran etik, dan akan melapor ke Polda Metrajaya untuk dugaan pelanggaran pidananya,” tegas Fajri

Sementara Wakil Ketua Dewan Pers, Hendri CH bangun yang didampingi Tim Analis telah menerima laporan yang di adukan Sekjen dan Ketua Bidang Hukum DPN Repdem PDI Perjuangan. Laporan tersebut akan dilakukan kajian dan selanjutnya hasil kajian tim analis akan disampaikan pada pekan depan, Jumat 24 Januari 2020 dengan menghadirkan Perwakilan DPN Repdem dan juga rmol.id

“Pekan depan Pukul 09:00 Kita sampaikan hasil kajian tim analis, termasuk memanggil perwakilan media yang di adukan,” pungkasnya.

 

 

Reporter : Ubay Pol

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *