Penerapan SSA jadi polemik, Lukman Naba: Perlu dikaji ulang

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Gowa – Rapat dengar pendapat (RDP) pembahasan jalur Sistem Satu Arah (SSA) ini berlangsung di Kantor DPRD Gowa, Rabu (15/1/2020) sejak pukul 14:30 Wita.

Rapat dengar pendapat dipimpin oleh Ketua Komisi III, Andi Lukman Naba. Turut di hadiri wakil ketua DPRD Gowa Andi Tenri Indah beserta beberapa anggota komisi III, Jajaran Dinas Perhubungan Gowa, Perwakilan mahasiswa dan masyarakat yang terdampak penerapan SSA.

Muat Lebih

Sistem Satu Arah (SSA) yang diterapkan di beberapa jalan di Kabupaten Gowa, masih menjadi polemik.

Penerapan Sistem Satu Arah di Sungguminasa, Kabupaten Gowa, khususnya di jalan Mesjid Raya dan Andi Tonro dikeluhkan. Kebijakan yang bertujuan memperlancar arus lalu lintas itu dinilai justru menjadi biang permasalahan.

Terutama berdampak pada usaha masyarakat dan akses saat jam pergi dan pulang sekolah maupun kantor.

Ketua Komisi III DPRD Gowa, Andi Lukman Naba mendukung SSA yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan. Namun harus ada beberapa kajian yang harus dipelajari dan dievaluasi kembali.

“Kami sangat merespon positif sistem tersebut. Namun ada beberapa jalan yang belum layak diterapkan SSA tersebut,” kata Andi Lukman

Menurutnya, SSA saat ini masih perlu dikaji ulang. Olehnya itu, legislator dari partai Demokrat itu meminta kepada Dinas Perhubungan Gowa untuk memikirkan beberapa pertimbangan, sebelum sistem itu diterapkan.

Seperti halnya yang terjadi di jalan Masjid Raya, jalan Andi Tonro dan beberapa jalan strategis.

“SSA ini bagus, hanya belum tepat dilakukan. Penerapan SSA itu punya banyak indikator yang perlu dikaji ulang,” tambah Lukman.

 

Reporter: Armand AR

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *