RB perkosa gadis di bawah umur dihadapan istrinya yang hamil muda

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Sarolangun – Sungguh bejat apa yang dilakukan sepasang suami istri (pasutri) di Kabupaten Sarolangun ini.

Akibat terpengaruh dengan adegan porno di sebuah film, kedua pasutri berinisial RB dan Nov itu nekat bekerja sama melakukan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur.

Muat Lebih

Korban berinisial DM, remaja 15 tahun warga Suka Sari Kecamatan Sarolangun, diperkosa oleh RB di depan istrinya berinisial Nov warga Simpang Bukit Kecamatan Pelawan.

Pencabulan DM dilakukan RB atas kemauan istri RB, bahkan RB mempertontonkan adegan pencabulan di depan istrinya.

RB dalam melaksanakan adegan cabul terhadap DM, istri RB berperan melucuti pakaian DM dan mempertontonkan aksinya didepan isteri. Pasangan suami istri ini nekat melakukan aksinya lantaran ingin meniru adegan porno.

Pencabulan dilakukan di dekat perkebunan sawit desa dusun dalam Kecamatan Bathin VIII Kabupaten Sarolangun. Korban diancam akan dibunuh bila tidak mengikuti kemauan pasutri ini.

Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto dalam keterangannya Rabu (15/1/2020) menjelaskan, kejadian bermula DM diajak jalan jalan saat malam tahun baru merayakan malam tahun baru.

“Setelah jalan jalan DM ditinggal sesaat berduaan dengan RB oleh nov istri RB pada saat itulah terjadi pencabulan dan kemudian Nov istri RB datang ikut membantu RB memperkosa DM, kejadian tersebut dilakukan di kebun sawit Desa Dusun Dalam, Kecamatan bathin VIII,” jelas Kapolres.

Dikatakan Kapolres, adegan cabul ini karena adanya kemauan istri pelaku dan pelaku (RB), Nov istri RB yang sedang hamil 2 bulan.

Pelaku sempat akan kabur ke Jakarta dan saat melintas menggunakan mobil ALS, pelaku berhasil dicegat di Kecamatan Pelawan sehingga dibekuk.

Sementara istri RB yang sedang hamil 2 bulan belum dilakukan penahanan, namun tetap dijadikan sebagai tersangka.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 81 ayat 1 junto pasal 76 d uu 35 tahun 2014 perubahan undang undang 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman  minimal 5 tahun kurungan penjara dan maksimal 15 tahun pungkas Kapolres Sarolangun. (HRI)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *