Pembangunan paving blok halaman praktik SMKN 2 Rangkasbitung dinilai amburadul

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak – Proyek pmbangunan Paving blok di halaman gedung Praktik Pertanian SMKN 2 Rangkasbitung yang berlokasi di Kampung Ancol, Desa Cimangenteung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dinilai amburadul.

Hal tersebut diterangkan Samiun yang mengaku dirinya sebagai penjaga di gedung Praktik SKMN 2 Rangkasbitung. menurut dia, Pemasangan Paving blok seluas 450 meter yang semestinya rampung dikerjakan pada bulan Oktober 2019, namun diluar batas waktu pekerjaan secara marathon baru dilaksanakan pada akhir bulan Desember 2019 dan selesai pada 1 Januari lalu (Empat hari-Red*)

“Batas waktunya lewat, jadi pekerjaannya kurang baik, bergelombang laut,” imbuhnya.

Sepengetahuan Samiun dirinya menerangkan, Pembangunan Paving Blok di halaman sekolah harusnya ada tahap pemadatan dan perataan permukaan tanah terlebih dahulu (Leveling) tidak langsung di di pasang begitu saja.

“Saya juga sedikit paham soal kerjaan, ini ukuran 450 meter abu batunya cuma pakai 3 mobil, kalo menurut saya itu kurang, setidaknya 5 mobil bahkan lebih,” ungkap Samiun kepada Mitrapol.com Sabtu, (18/1/2020)

Ketika ditanya lebih jauh soal sumber dan pagu anggaran Pembangunan, Samiun tidak bisa menjawab, lantaran Kata dia, selama masa pengerjaan tidak nampak Papan Informasi dipasang oleh pelaksana di lokasi tersebut.

“Tidak tahu, Papan informasi tidak dipasang, Mereka datang kerja, setelah beres langsung pulang,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Umum (Ketum) Organisasi Ormas (Ormas) Jaringan Relawan Untuk Masyarkat (Jarum) H. Nunung Hidayat Gebek saat dimintai tanggapanya Sabtu, (18/1/2020).

Dirinya membeberkan bahwa pihaknya menduga diproses pengerjaan paving block itu tak sesuai dengan ketentuan pemasangan.

Seharusnya kata Abah Nunung, pihak pelaksana sebelum memasang Paving Block terlebih dahulu dipastikan struktur dari lahan yang hendak di Paving dalam keadaan benar-benar padat. Hal ini bertujuan agar lahan yang telah dipasang Paving Block kuat dan tidak Amblas.

“Pihak pelaksana seharusnya memperhatikan syarat-syarat yang harus dipenuhi, seperti lapisan Subgrade atau lapisan tanah paling dasar harus diratakan terlebih dahulu,” jelasnya.

Tahapan tersebut selain kuat, juga mempunyai profil dengan kemiringan sama dengan yang diperlukan untuk kemiringan Drainage (Water Run Off) yaitu minimal 1,5 %. Subgrade atau lapisan tanah dasar tersebut harus dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis yang dibutuhkan.

“Ini sangat penting untuk kekuatan landasan area Paving nantinya, padatkan dulu sebelum pekerjaan Subbase. Sebab lapisan Subbase, pekerjaan lapisan subbase harus disesuaikan dengan gambar dan spesifikasi teknis yang di butuhkan,” beber Abah Nunung.

“Profil lapisan permukaan dari subbase juga harus mempunyai minimal kemiringan 2 %, dua arah melintang kekiri dan kekanan. Di mana kemiringan ini sangat penting untuk jangka panjang kestabilan paving,” pungkasnya.

 

(Ubay Pol)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *