Ormas Badak Banten minta aparat sikapi proyek di SMKN 1 Cikulur

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak – Organisasi Masyarakat (Ormas) Badan Aspirasi dan Kemajemukan Banten (Badak Banten) Siang tadi Sabtu, 25/1 menurunkan anggota untuk melakukan Kroscek lokasi kegiatan pembangunan dan pemeliharaan lapangan olahraga dan parkir kendaraan di Sekolah Menengah Kejuruan SMKN 1 Cikulur, Kabupaten Lebak-Banten

Seperti dikatakan Haetami, Anggota Badak Banten Korcam Cikulur, mengaku menerima tugas untuk datang ke lokasi (SMKN 1 Cikulur) guna melakukan pemeriksaan pada bagian fisik yang sudah terdapat kerusakan sekaligus pengambilan gambar visual dan lainya. menurut dia, hasil kroscek ini untuk bahan kajian secara bersama di Kantor sekertariat DPD Badak Banten.

“Saya diperintah Ketua untuk datang dan Kroscek fisik dan mengambil foto-foto di bagian yang sudah rusak,” ujarnya

Eli Sahroni saat dihubungi mitrapol.com melalui Aplikasi Whatss App menuturkan, Kata Eli, Hasil tim analisa dan kajian bersama menunjukan bahwa pada pekerjaan proyek tersebut terdapat beberapa kejanggalan dan pihaknya juga menduga dalam pelaksanaan proyek alkoasi Dana BOSDa Tahun 2019 terdapat perbuatan yang melanggar aturan

” Masalahnya disitu nampak jelas, namun kami menduga ada perbuatan yang melanggar aturan. maka pihak aparat penegak hukum sudah layak melakukan langkah hukum terhadap peroyek yang disinyalir bermasalah tersebut”,Tukasnya

Lebih lanjut Eli menerangkan, Bukan hanya fisik bangunan yang dinilai tidak sesuai spesifikasi, namun dirinya mengira ada pelanggaran yang terjadi dari tahapan awal oleh pikah Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) seperti penunjukan Kontraktor

“Saya baca berita media, PPTK sama KCD saling bantah dalam penunjukan Kontraktor, Itukan aneh ! Hasil pekerjaannya juga menurut saya tidak maksimal, menunjukan bahwa pengusaha tidak kerja secara optimal, itu tidak bisa dibantah loh”,Kata Eli

Tambah Eli menegaskan, Badak Banten akan mendorong dengan melayangkan surat pengaduan kepada Disdikbud Provinsi Banten, Gubernur Banten dan Institusi penegak hukum.

 

 

Reporter : Ubay Pol

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *