Banjir melanda Kabupaten Batang, Bupati Wihaji minta pemprov Jateng normalisasi sungai 

  • Whatsapp

 

MITRAPOL.com, Jateng – Hujan lebat sejak Sabtu Malam hingga minggu dini hari mengakibatkan jalur pantura dan pemukiman penduduk di kota Batang terendam banjir, ketinggian banjir mencapai 20 hingga 80 cm.

Bacaan Lainnya

Saat kejadian banjir melanda di pemukiman penduduk di sejumlah desa di Kecamatan Batang, Bupati Wihaji langsung memimpin evakuasi didampingi Ketua BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi bersma TNI, Polri dan Relawan setempat (26/01/2020)

“Hujan lebat dengan durasi satu hari penuh mengakibatkan debit air tinggi, sungainya tidak bisa menampung sehingga airnya melebar sampai pemukiman yakni Desa Klidang lor dan Kelurahan Karangasem Utara,” kata Bupati Wihaji usai pimpin evakuasi dan tinjau lokasi banjir.

Tidak hanya pemukiman warga, di jalur pantura seperti Tulis dan jalur alas roban pada Minggu dini hari juga terendam banjir setinggi 30 hingga 50 centimeter.

Akibatnya kendaraan yang melintas harus melambat laju kendaraan hingga terjadi kemacetan panjang.

“Kapolres Batang AKBP Abdul Waras turun langsung karena pantura Tulis air bah sungai masuk ke jalan raya, untuk antisipasi kita ke depan agar tidak menjadi agenda tahunan banjir. Kita akan segera koordinasi dengan Pemprov Jateng karena hampir sebagian sungai menjadi kewenangan Gubernur,” kata Wihaji.

Bupati berharap kepada pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk segera normalisasi sungai, sehingga alur sungai jalanya air tidak terhabat yang berakibat meluap sungai sampai ke jalan hingga ke pemukiman warga.

“Saya juga berharap kepedulian masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai, dan giatkan kembali aksi bersih bersih dengan kerja bhakti dan gotong royong,” pinta Wihaji.

 

(Reporter : Irul)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *