Soal dugaan kerbau diracun di Desa Bulagor, ini penjelasan Kapolsek Pagelaran

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang – Atas beredarnya pemberitaan tentang kerbau diduga ada yang ngeracun, yang beredar di media sosial, Kapolsek Pagelaran Polres Pandeglang cepat tanggap dengan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), di Kampung Muntur Desa Bulagor Kecamatan Pagelaran Pandeglang Banten, Minggu (26/1/2020).

Kapolsek Pagelaran Akp Subagiono tersebut,”Langsung bertemu pengembala kerbau bernama Sarnata (50), yang ber Alamat Kampung Muntur Desa Bulagor, yang mengembala 3 ekor kerbau betina.

Hasil dari olah TKP di lapangan, Kapolsek Pagelaran Akp Subagiono mengatakan, “Kerbau tersebut yang di gembala bernama Sarnata, saat itu tiba-tiba ambruk 1 ekor kerbau betina, ketika saat itu pengembala langsung melaporkan adanya kejadian tersebut terhadap pemilik kerbau bernama Natiri.”

Akhirnya kerbau tersebut di potong di tempat kejadian sama pemilik dan pengembala.

 

Masih hal yang sama, selang 30 menit kemudian di lokasi yang sama tidak jauh dari tempat kejadian kurang lebih 50 meter, ambruk lagi 1 ekor kerbau betina, dari 4 ekor kerbau tersebut, 2 ekor betina dan 2 ekor jantan, yang di gembala bernama Misra (60), Alamat Kampung Muntur Desa Bulagor, pengembala saat itu juga langsung menghubungi pemilik Hajah Sukriah, selanjutnya pemilik dan pengembala kerbau tersebut langsung memotong kerbaunya saat itu juga.

Setelah itu pemilik kerbau Natiri langsung menjual kerbaunya terhadap pedagang kerbau.

Adapun kerbau Natiri yang dijual dengan harga Rp. 4.000.000, sedangkan punya Hajah Sukriah di jual dengan haraga Rp. 5.000.000.

“Hasil dari olah TKP dan keterangan dari para pemilik dan pengembala kerbau serta yang memotong, bahwa kerbau yang dipotong tersebut tidak ditemukan tanda-tanda diracun, karena sampai saat ini tidak ditemukan tanda-tandanya kerbau itu ada yang ngeracun, karena mulut kerbau tidak berbusa, daging masih dalam kondisi segar,” pungkas Kapolsek Pagelaran.

(Muklis)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *