Polres Mimika berhasil tangkap pengedar narkoba dan pelaku begal 

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Kepolisian Resort (Polres) Mimika, Polda Papua berhasil menangkap pengedar narkoba jenis sabu dan pelaku begal di Timika.

Setelah para pelaku diamankan kemudian Polisi melakukan press rilis dipimpin Kapolres AKBP. I Gusti Gede Era Adhinata, S.Ik didampingi jajaramnya dan dua Tokoh Masyarakat Kamoro di Polres Pelayanan, Timika, Rabu (29/01/2020)

Para tersangka yang berhasil diamankan dan dirilis diantaranya, empat tersangka kasus narkoba jenis sabu dan lima tersangka terkait begal yang diketahui saat ini sedang menjadi momok menakutkan di pusat Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua.

Dalam rilis, polisi menghadirkan seluruh tersangka baik yang beraksi sebagai pengedar sabu maupun kejahatan begal.

Tersangka pengedar narkoba jenis sabu yang diamankan berinisial, I (38), Ar (23), RAJ (31), dan DRG (22), keempat tersangka diamankan di empat lokasi berbeda di Kota Timika.

Kapolres Mimika, AKBP. I Gusti Gede Era Adhinata, dalam rilis mengatakan penangkapan tersangka sabu bermula dari informasi warga bahwa ada dugaan peredaran sabu, sehingga petugas Satres Narkoba kemudian merespon dan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dipimpin Kasat. Narkoba Iptu. Sugarda Aditya.

“Keempat tersangka sabu ini merupakan serangkaian jaringan, saya (Kapolres) sangat mengapresiasi kinerja Satuan Reserse Narkoba yang berhasil mengungkap peredaran sabu di empat TKP,” ucap AKBP I Gusti Gede Era.

Selain menghadirkan tersangka pengedar sabu, polisi juga memamerkan barang bukti yang disita diantaranya, sabu seberat lebih dari 5 gram, uang sebesar Rp1.400.000, satu unit motor, peralatan hisap sabu alias bong, empat handphone, noken, timbangan elektrik, ATM, dan buku tabungan.

Selain itu, Khusus tersangka begal, hingga saat ini polisi telah menahan tujuh tersangka termasuk lima tersangka yang baru ditangkap dan dihadirkan dalam rilis, Mereka berinisial, SML, FBP, PA, EU, ES, ACT, dan FW.

Salah satu tersangka yang berinisial SML merupakan pelaku jambret yang merampas tas seorang wanita di depan Uno Mart, Jalan Budi Otomo, Timika, terekam CCTV dan viral di media sosial (medsos).

Sementara barang bukti hasil begal yang dihadirkan diantaranya, tiga unit motor gede (moge) yakni satu merek Motor KLX, satu Motor Bison dan satu Motor Vixion, selain itu barang bukti berupa tas, leptop, flashdisk, handphone hingga uang tunai turut diamankan.

Kapolres dalam rilis menyebut masyarakat yang menjadi informen sehingga kepolisian mampu dengan sekejap mengetahui dan meringkus pelaku kejahatan di Timika.

“Awalnya kita (Polisi) amankan satu kelompok saja, tapi sekarang positif sudah saya sebut dua kelompok (begal) yang kita amankan, mereka (kelompok begal) merupakan serangkaian, bahkan ada geng-geng tertentu”, Kata Kapolres Era.

Press release kasus jambret ini juga dihadiri dua tokoh masyarakat Kamoro, Gergorius Okoare selaku Ketua Lemasko dan Marianus Maknaipeku selaku Wakil Ketua Lemasko.

Atas keberanian mengedarkan narkotika tersangka dikenakan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun pidana penjara.

Dan untuk kejahatan begal tersangka dikenakan Undang-Undang Pasal 365 dengan pidana paling lama lima belas tahun.

 

(Reporter : AQM)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *