Temiangan Hill, Gunung di atas awan salah satu ikon wisata di Lampung Barat

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Barat – Lampung adalah sebuah provinsi di Selatan Pulau Sumatera yang memiliki keindahan alam, endemik bahkan budaya yang unik. Bisa dibilang Lampung memiliki ciri khas yang tak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia.

Seperti semangat Buchori,S.P., selaku Peratin (Kepala Desa),Pekon (Desa) Trimulyo, Kecamatan Gedung Surian, Kabupaten Lampung Barat di bawah kepemimpinannya, iya bercita-cita dan mulai bebenah dalam upaya mewujudkan Pekonnya sebagai destinasi pekon wisata yang unggul.

Dalam upaya untuk mewujudkan Pekonnya sebagai destinasi wisata yang unggul, kali ini Buchori beserta pengurus Pokdarwis menggelar musyawarah dan merencanakan untuk pembuatan master plan pembangunan area wisata temiangan hill yang menjadi icon yang selama ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat pekon Trimulyo.

Menurut Buchori, tujuan dibuat master plan adalah untuk merancang penataan lokasi wisata yang terintegrasi dengan tempat wisata lain.seperti dikecamatan air hitam yang sudah memiliki wisata Air Curug,wisata Tangkit Ndung Kibang dan kedepan mudah mudahan Pekon Terimoyo dapat menata wisata yang akan di buat kan kios oleh oleh atau stand UKM bagi masyarakat Trimulyo.

“Tujuan kegiatan penyusunan master plan ini adalah menyusun perencanaan pembangunan dari temiangan hill,yang merupakan sarana dan fasilitas pendukung.seperti kebutuhan air, MCK, mushola, photo spot,arena bermain,kebutuhan penerangan, pembangunan icon/identitas temiangan dan lain sebagainya,,” ungkapnya Senin (27/01/2020).

Rencana pembangunannya akan dilakukan secara bertahap dan dalam pembangunan nya akan melibatkan pokdarwis untuk lebih menumbuhkan rasa memiliki.

“Kemudian selain lokasi tersebut akan dijadikan lokasi wisata yang mempunyai kekhasan tersendiri bagi penikmat alam, karena menurut data selama tahun 2019, jumlah pengunjung temiangan hill mencapai 5100 orang pengunjung, dan ini merupakan modal untuk keseriusan pekon mengelola area wisata ini,” tambahnya.

Buchori juga menjelaskan bahwa perencanaan yang dibuat untuk memprioritaskan wahana yang sangat penting mengingat keterbatasan dana yang bersumber dari Dana Desa (DD) atau Anggaran Pendapatan Belanja Pekon (APBP).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh camat Gedung Surian, Ernawati, SE,Pendamping Desa, Pendamping teknik infrastruktur Desa dan pengurus Pokdarwis temiangan Hill yang telah di bentuk pemerintah Pekon Trimulyo sebagai kelompok masyarakat yang bertugas mengelola area wisata Temiangan Hill ini.

Ernawati selaku Camat Gedung Surian dalam memberikan arahannya kepada seluruh pengurus pokdarwis agar serius dalam mengelola area wisata ini, karena Temiangan Hill ini merupakan icon dan kebanggaan masyarakat Pekon Trimulyo.

“Saya berharap kepada seluruh pengurus pokdarwis agar serius dalam mengelola wisata ini,dan ikut memikirkan,memberikan inovasi inovasi untuk kemajuan temiangan dalam pengelolaan dan dapat bekerjasama baik dengan pemerintah pekon,” terangnya

“Selain itu saya berharap sesama pengelola dan masyarakat terutama masyarakat sekitar jalur menuju area Temiangan, mari kita sama sama berpikir bagaimana wisata ini dapat memberikan kontribusi untuk kemajuan perekonomian masyarakat bukan malah melumpuhkan ekonomi masyarakat yang sudah ada,” harapnya.

 

 

Reporter : Deni Andestia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *