Ketua MPR dukung dan apresiasi konsep rumah rehabilitasi dari JBMI dan ETOS

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Beberapa penanganan kasus penindakan pengguna dan peredaran narkotika sudah pada tingkat darurat, hal ini menjadi perhatian publik. Permasalahan terhadap tindakan dan penanganan kepada pengguna pun disampaikan oleh beberapa lembaga dan ormas yang hadir dalam pertemuan dengan ketua MPR RI Bambang Soesatyo.

Kasus narkotika sudah menjadi perhatian publik, dan beberapa persoalan sudah mencapai pada tingkat darurat narkotika di tanah air ini. Hal ini diungkapkan oleh beberapa lembaga terkait, diantaranya JBMI,G-MILLENIAL, FORZA DAN ETOS INDONESIA INSTITUTE dihadapan ketua MPR RI Bambang Soesatyo.

Direktur eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah yang ditunjuk sebagai ketua pengawas dan juga salah satu pendiri dari yayasan rumah rehabilitasi bagi anak bangsa ini, mengungkapkan keperihatinannya sebagai anak bangsa terhadap kasus-kasus yang terjadi pada penanganan, penyalahgunaan dan peredaran Narkotika di negara ini.

“ini adalah bentuk keprihatinan kami atas peristiwa yang sering menimpa banyak anak-anak bangsa kita. Dari mulai penanganan dari pihak kepolisian, hingga menuju lapas/rutan hingga rehabilitasi” kata Iskandarsyah kepada media setelah selesai diterima oleh Ketua MPR RI di Jakarta, rabu 29/01/2020)

Iskandarsyah menambahkan, “apa yg disampaikan mas Bamsoet kepada kami bahwa kita harus siap berjihad terhadap narkotika maka saya pertanyakan kembali kepada seluruh institusi-institusi yang memang punya wewenang menangani kasus narkoba, apa mereka siap melakukan hal yang sama seperti kita?,”

Iskandarsyah menegaskan, apa yang dikatakan oleh Ketua MPR RI kepada kami bahwa target utama adalah menciptakan generasi-generasi muda Indonesia yang cerdas, sehat dan berintegritas.

“sama seperti yang diucapkan mas Bamsoet selaku ketua MPR RI tadi katakan. Target utama kita adalah menciptakan generasi-generasi muda Indonesia yang cerdas, sehat dan berintegritas. Jangan lah anak-anak bangsa ini mudah dipenjarakan, mereka sakit jadi harus segera diobati dan semua sudah kita siapkan untuk mereka” tegas Iskandar

Pada kesempatan yang sama ketua umum JBMI (Jamiyah Batak Muslim Indonesia) H. Albiner Sitompul selaku ketua yayasan juga mengatakan, kami juga menyampaikan kepada Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, perihal program jangka panjang serta jangka pendek yayasan ini dan juga kesiapan seminar yang akan kam selenggarakan.

“Kami menyampaikan kepada Ketua MPR RI prihal tentang rencana jangka pendek dan jangka panjang dari yayasan rumah rehabilitasi bagi anak bangsa yang kami dirikan ini, dimana pertama kali kami akan melakukan seminar nasional tentang penanganan narkotika, dan sebagai rencana jangka panjang, kami akan buat seminar di seluruh kabupaten/kota, seluruh Indonesia selama satu tahun, guna mensosialisasikan akan bahaya terhadap Narkoba” ujar Albiner

Albiner menambahkan “jadi jangka pendeknya, rencana kami adalah Seminar Nasional, rencananya akan kami laksanakan di PTIK, yang Insya Allah akan dibuka oleh Presiden RI dan Kapolri, juga dihadiri beberapa stageholder pendukung nantinya. Dan jangka panjangnya ya seminar satu tahun keliling kabupaten/kota seluruh tanah air”

Iskandarsyah menambahkan, “Pada kesempatan ini pula ketua MPR RI memberikan apresiasi yang sangat bagus pada pelaksanaan kegiatan ini, dan ketua MPR RI juga kami daulat dan siap menjadi pembina di yayasan ini”

“Saya sangat apresiasi kegiatan ini dan saya akan siap membantu kawan-kawan semua dalam kegiatan yang sangat membantu program pemerintah dalam perang terhadap Narkoba” kata Iskandar mengulang ucapan ketua MPR RI pada kesempatan tadi.

Adapun yang turut hadir pada pertemuan tersebut adalah beberapa organisasi yang tergabung dalam yayasan rumah rehabilitasi bagi anak bangsa, diantaranya FORZA yang diwakili saudara Donny, G-Millenial yang diwakili oleh Ardyansyah dan GABEMA yang diwakili oleh ibu Nur Pohan.

“Semoga anak bangsa kita ke depannya bisa menjadi generasi yang sehat lahir dan bathin, generasi yang siap bersaing dengan generasi-generasi luar negeri, dan pastinya menjadi generasi yang tangguh menghadapi era globalisasi ini dan saya yakin target kita 2029 Narkoba akan zero,” tutup Albiner.

 

 

Reporter : BS

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *