Klarifikasi Dirut PD. Irian Bakti terkait keterlambatan pengiriman Beras Bulog khusus PNS

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Papua – Terlambatnya pengiriman beras pada tahun 2019 kemarin karena disebabkan keterlambatan pelelangan.

Karena kami juga bekerja harus mengikuti aturan yang berlaku ketika pelelangan atau tender telah di selenggarakan dan itupun kalau kami yang menang tender pasti kami menunggu kontrak kerja sehingga kami bisa langsung bekerja untuk mengirim beras pegawai di sejumlah kabupaten peguningan yang ada di provinsi Papua.

Hal tersebut disampaikan Wellem Karinda selaku Direktur Utama PD Irian Bakti untuk meluruskan apa yang terjadi agar para Pegawai Negeri Sipil (PNS) khususnya yang  berada di kabupaten pegunungan memahami penyebab keterlambatan pengiriman beras pegawai tahun kemarin.

penyampaian Alex Meteray selaku Direktur Umum, ditambahkan oleh Rianto Siregar selaku Direktur Niaga.

Ketua LSM WGAB p
Provinsi Papua, Yerry Basri Mak, SH

Alex mengatakan bahwa perlakuan untuk proses tender ini mulai berlaku kurang lebih 6 tahun belakangan ini,
sebelumnya dulu kan sistim SKO.

Jadi SKO itu dari pusat sudah di tunjukan bahwa pelaksanaan kerja adalah PD Irian Bakti, adapun dengan surat permohonan dari Gubernur selaku pemilik pekerjaan mereka sampaikan ke kementerian keuangan sehingga SKO yang di terbitkan itu sudah menunjuk PT. Irian Bakti, sehingga tidak ada lagi proses pelelangan, itu dulu, ucap Alex.

Lanjut Alex sekarang ini kita mengikuti aturan yang ada sesuai Kepres menyangkut pengadaan dan jasa, kalau sekarang pekerjaan barang dan jasa itu kan sistim pelelangan sehingga tidak dibenarkan lagi adanya penujukan, jadi misalkan pejabat daerah dalam hal ini mungkin Gubernur mengeluarkan surat penunjukan yah beliau melanggar Kepres, makanya sekarang kita semua mengikuti lelang terbuka yang di selenggarakan LPSE dan di buka untuk umum, siapa saja diberikan kesempatan mengikuti tender jadi penentuan menang pun harus menunggu hasil keputusan dari LPSE.

Jadi kalau putusannya pemenang yang di keluarkan dari pusat, Irian Bakti pemenangnya, yah tinggal kita melengkapi pemberkasan lagi untuk kontrak dan seterusnya, tandas Alex.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua LSM WGAB Provinsi Papua, Yerry Basri Mak, SH, bahwa keterlambatan pengiriman Beras Bulog khususnya beras PNS dikarenakan adanya keterlambatan pelelangan atau tender di provinsi Papua Yahun kemarin, makanya semua pekerjaan mengenai barang dan jasa, terlihat sangat mepet dengan pelaksanaan pekerjaan sesuai kontrak, saya juga menghimbau kepada pemerintah pusat agar pelaksanaan tender pekerjaan barang dan jasa tahun 2020 ini, jangan terlalu mepet seperti tahun kemarin, tegas Yerry.

 

 

Reporter : Adm

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *