Oknum TNI AD diduga hamili seorang wanita hingga melahirkan

  • Whatsapp
Foto ilustrasi wanita hamil

MITRAPOL.com, Maluku Utara – Seorang anggota TNI AD yang bertugas di Kecamatan Patani Utara, Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, diduga menghamili seorang Wanita sehingga melahirkan di luar nikah.

Sebut saja IS, pria berpangkat Prajurit Kepala (Praka) TNI AD ini diduga menghamili Bunga (nama samaran.red) pada saat dirinya bertugas selama beberapa bulan di salah satu Desa di Patani Utara.

Saat ini Bunga telah melahirkan seorang bayi perempuan tanpa dinafkahi oleh IS. Sempat berniat untuk menikahi Bunga (Korban), namun hanya lewat telepon, dengan alasan belum cuti.

Bunga yang merasa dibodohi dan dipermalukan oleh IS, memilih untuk mengisahkan aibnya kepada sejumlah Wartawan Online di Halteng.

“Dia (IS) hamili saya waktu dia masih tugas disini, katanya mau tanggung jawab untuk menikahi saya tapi cuma lewat telepon, administrasi nikahnya juga belum dibayar. Dan semenjak saya hamil sampai melahirkan, dia tidak pernah nafkahi saya dan anaknya,” tutur Korban, Kamis (30/1/2020).

Wanita malang itu juga menambahkan, hingga kini IS terkesan lari dari pembuatan. Sempat beberapa kali dihubunginya, tapi tak ada etikad baik dari IS kepada Bunga dan keluarganya.

“Sering saya telepon dia tapi tidak pernah di angkat, SMS dan Whatsapp juga tak di balas. Katanya mau datang, tapi sampai sekarang tidak pernah saya lihat batang hidungnya. Alasannya nanti cuti,” kata Bunga.

Sementara IS saat dikonfirnasi lewat via Telepon, dirinya mengakui bahwa bayi tersebut adalah anaknya dari hasil pergaulanya selama beberapa bulan dengan Bunga di luar nikah.

IS menambahkan, dirinya juga akan bertanggung jawab atas perbuatanya dan menafkahi darah dagingnya itu yang saat ini berada di Kecamatan Patani Utara.

“Saya mau datang tapi belum cuti. Saya juga mau kirim uang tapi saat ini belum ada uang,” katanya.

Untuk diketahui, IS pernah berniat untuk menggugurkan bayi malang tersebut saat masih berada didalam kandungan. Akan tetapi perbuatan pejat itu tidak di indahkan oleh Bunga.

Kini bayi itu telah telah tumbuh lahir dengan sempurnah dan dipelihara oleh ibunya sendiri, tanpa ada belas kasihan dari seseorang ayah yang konon katanya adalah salah satu Anggota TNI AD di Kota Ambon.

Bunga berniat melaporkan masalah ini ke Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD) Maluku Utara, sebab dirinya merasa telah dibohongi oleh IS.

 

 

Reporter : Sahwan

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *