Kontraktor CV Karya Pribumi diduga lahap upah tukang

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Maluku Utara – Kontraktor CV Karya Pribumi diduga bawa kabur sisa upah tukang yang mengerjakan proyek drainase dalam kota Weda, Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Selama tiga bulan, para tukang ini mengerjakan proyek drainase dengan anggaran kurang lebih Rp 3.376.500.000, waktu pelaksanaan Tujuh Puluh hari kalender tahun 2019.

“Proyek sudah hampir selesai, tapi sampai sekarang sisa upah tukang belum terbayar. Apalagi kita mau pulang kampung, kami butuh uang untuk perjalanan pulang di Loloda Halut,” kata Sofyan selaku koordinator kerja, Kamis (30/1/2020).

Sofyan menambahkan, “Mereka janji tinggal janji. Saat ditanya kepada salah satu karyawan CV Karya Pribumi bagian keuangan, katanya nanti dibayar. Karena masih dalam proses pengurusan. Tapi sampai sekarang tidak dapat dipenuhi oleh kontaraktor,” ngakunya.

Ia menambahkan, jika kontraktor tidak membayar sisa upah tukang, maka dirinya bersam para pekerja lain akan membongkar proyek tersebut.

“Upah Rp 50 juta, baru diselesaikan sekitar Rp 30 juta. Sampai sekarang sisanya itu belum terbayar,” ujarnya.

Lanjut Sofyan, selama bekerja mereka merasa dibohonggi, seperti plesteran lantai drainase dan bagian lain, tidak terhitung dalam kotrak borongan. Sementara didalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) dimasukan.

“Saya akan melaporkan masalah ini ke Polres,” katanya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Kotraktor CV Karya Pribumi tidak memberi jawaban apapun ketika kru media ini mengkonfirmasi lewat Via Telepon, SMD dan Whatsapp.

 

 

Reporter : Sahwan

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *