Istri Peltu Muhammad Zaeni tutup usia, Keluarga besar Kodim 0736/Batang turut berduka cita

  • Whatsapp

MITRAPOL,com, Jateng – Istri Peltu Muh. Zaeni anggota Koramil 03/Gringsing Kodim 0736/Batang, Ibu Widyaningsih (43 tahun) meninggal dunia pada hari Jumat (31/1/20) pukul 14.25 WIB di Rumah Sakit Tugurejo Semarang karena sakit.

Anggota Kodim 0736/Batang dipimpin Kasdim Batang Mayor Inf Raji melayat ke kediaman di Desa Penyangkringan, Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal. Peziarah sudah mulai memadati Kediaman Peltu Muh. Zaeni (rumah duka) sejak pukul 08.00 WIB.Jenazah akan dimakamkan di TPU Desa Penyangkringan Pukul 10.00 WIB,Sabtu (01/2/2020).

Ibu Widyaningsih sudah lama menderita sakit yang menahun. Almarhum meninggalkan seorang suami dan dua anak, suasana haru menyelimuti rumah duka yang berada di Desa Penyangkringan Weleri Kab. Kendal.

Duka mendalam terlihat dari kedua anak almarhum.

Seusai jenazah Ibu Widyaningsih (43) disholatkan di Masjid Jami’ AL Muttaqien di Desa Penyangkringan kemudian jenazah di usung para pelayat menuju makam Desa Penyangkringan. Kasdim 0736/Batang mayor Inf Raji bersama anggota Koramil dan warga bahu – membahu dalam mengusung keranda jenazah Ibu Widyaningsih.

Komandan Kodim 0736/Batang Letkol Kav Henry RJ Napitupulu melalui Kepala Staf Kodim 0736/Batang Mayor Inf Raji menyampaikan, rasa bela sungkawa kepada pihak keluarga Peltu Zaeni.

“Hari ini kita berduka, karena Ibu Widyaningsih telah berpulang di usia 43 tahun. Kita semua mendoakan agar segala amal baik beliau diterima serta dimuliakan di sisi Allah SWT dan dilipatgandakan pahalanya,” ucap Kasdim di rumah duka.

Bambang sucipto selaku perwakilan keluarga dari Peltu Muhammad Zaeni suami almarhum, mengajak kepada semua saudara – saudara yang hadir agar meningkatkan iman dan taqwa. Keluarga almarhum juga berterima kasih banyak kepada bapak dan ibu yang telah hadir untuk ikut melayat almarhum Ibu Widyaningsih.

Almarhum sudah menderita sakit lama dan meninggal diusia 43 tahun juga meninggalkan dua orang anak,” ucapnya.

“Di dunia ini kita hidup tidak ada orang yang sempurna jika Ibu Widya ningsih semasa hidup punya sifat kata yang menyakitkan dimohon minta maafnya jika ada hutang piutang kepada bapak ibu kami dari keluarga minta agar bilang kepada kami selaku keluarga. Dan kami sekeluarga minta maaf juga minta doanya agar keluarga dan anak – anaknya yang ditinggalkan di beri kesabaran dan ketabahan,” tutur Sucipto.

Terlihat hadir dalam pemakaman Dandim 0736/Batang Letkol Kav Henry RJ Napitupulu yang di wakili Kasdim Batang Mayor Inf Raji, Ketua Persit KCK Cab XXIV Dim 0736/Batang Ny.Melina Siahaan beserta pengurus, Pa Staf dan Dan Ramil jajaran Kodim 0736/Batang. Perwakilan anggota tiap – tiap Koramil jajaran Kodim 0736/Batang, Forkopimcam Gringsing dan anggota, Perwakilan Kades Gringsing Bp.Murtado, Forkopimcam Weleri, Kades Penyangkringan beserta perangkat, Tomas, Toga dan Masyarakat Desa Penyangkringan kurang lebih 300 orang pelayat.

 

(Reporter : Irul)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *