Soal ambruknya kanopi Indomaret,  DPRD Lebak akan panggil pimpinan waralaba

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebak, Aad Firdaus dalam waktu dekat akan memanggil Pimpinan management Waralaba Alfamart.

Pemanggilan tersebut ikhwal insiden ambruknya kanopi Indomaret yang menimpa dua orang korban.

Aad Firdaus kepada mitrapol.com pada Sabtu, (1/2/2020) mengatakan, Pemanggilan tersebut dalam rangka menggelar rapat dengar pendapat antara Komisi I DPRD dengan perusahaan waralaba terdiri dari Indomaret dan Alfamart.

“Selain memanggil pihak Waralaba kita juga mengundang Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Lebak. Kita ingin mengetahui sejauh mana implementasi Peraturan Pemerintah nomor 36 tahun 2005 tentang pelaksanaan Undang-Undang nomor 28 tahun 2002 tentang bangunan gedung,” uar Anggota Komisi 1 DPRD Lebak dari Partai Perindo Aad Firdaus.

Aad menerangkan, bangunan gedung merupakan fisik hasil pekerjaan kontruksi, Biaya (Uang-Red) menyatu dengan tempat perwujudan sebagian berada di atas tanah atau air yang berfungsi sebagai tempat hajat manusia secara umum.

“Termasuk bangunan kegiatan usaha Indomaret ini, kita ingin tahu sejauh mana keamanan kontruksinya. Oleh karena itu pimpinannya kita undang, untuk memintai penjelasan kaitan kemanan kontruksi fisik bangunan,” terangnya.

Aad menambahkan, sebetulnya kaitan bangunan merupakan ranah Komisi IV. Sedangkan Komisi I masuk dalam ranah implementasi berdasarkan PP nomor 36 tahun 2005.

“Apalagi kita ketahui, akibat ambruknya kanopi memakan korban luka sebanyak dua orang. Tentunya kita semua tidak mengharapkan peristiwa serupa tidak terulang kembali, oleh karena itu kita juga akan meminta pihak Indomaret untuk mengecek kondisi semua bangunan yang dimiliki,”katanya.

Aad Firdaus mengungkapkan, pemanggilan pimpinan waralaba, diagendakan pada tanggal 5 Februari 2020 mendatang. Selain dari waralaba dari Dinas PTSP juga diminta hadir.

“Kalau tidak ada perubahan jadwal, gelar RDP dengan pihak waralaba dan PTSP 5 Februari mendatang. Untuk suratnya sudah dibuat dan akan segera kita layangkan,” katanya.

Sementara itu Kapolsek Warunggunung Kompol Yuhasman melalui Anggotanya Aiptu Deny meminta, pihak PT Indomarco yang membawahi Indomaret agar melakukan pengecekan terhadap semua bangunan ritelnya, “Kita sudah meminta untuk dilakukan pengecekan agar peristiwa ambruknya kanopi yang melukai dua orang tidak tidak terulang lagi di masa mendatang,” pungkasnya.

 

(Reporter: A4N)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *