2020, Dua Dana Bos yang dikeluarkan Kemendikbud selain Bos Reguler, ini penjelasan Kadisdik Gowa

  • Whatsapp
Kadis pendidikan gowa. Dr. Salam. M. Pd.

MITRAPOL.com. Gowa — Bukan hanya Dana Bos reguler yang sudah berjalan sejak tahun 2005 yang dikeluarkan Pemerintah Pusat dari Kemendikbud, akan tetapi Diakhir oktober 2019, yakni atau tahun 2020 mulai ada Dana yang dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk program program dari pemerintah pusat buat sekolah sekolah lagi

Hal ini perlu jadi perhatian dan diketahui buat para pihak pihak sekolah disulawesi selatan, termasuk di Kab. Gowa ini. Bahwa kedua Dana Bos yang dimaksud apa itu.

Kadis Pendidikan Kab. Gowa. Dr. Salam. M. Pd, mengatakan dan menjelaskan bahwa, namanya dana Bos Afirmasi dan dan Bos Kinerja, jelas Kadis. Saat disambangi dikantornya Jumat, (31/01) lalu.

Kadispun menjelaskan Adapun Bos Afirmasi dan itu adalah program pemerintah pusat untuk kedudukannya diberikan kepada sekolah yang dianggap banyak kekurangan, seperti satuan pendidikan dasar dan menengah yang berada di daerah tertinggal, sangat tertinggal di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sesuai dengan ketentuan perundang-undangan .

Sementara dana Bos kinerja program Pemerintah Pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang dinilai berkinerja baik dalam menyelenggarakan layanan pendidikan, sekaligus sebagai stimulus bagi sekolah lainnya untuk mendorong mutu layanan pendidikan.

Dan ini adalah sekolah yang bentuk bantuan nya adalah macam macam namun berbentuk rupiah atau uang dimana ada yang dapat Rp. 700 juta dan ada yang mencapai Rp. 200 jutaan, intervalnya demikian. Ujar Dr. Salam

Lebih lanjut, adapun Nilai totalnya sekitar dan ini musti diluruskan, Bos Afirmasi itu jumlahnya sekolah totalnya 59 sekolah , totalnya angggarannya Rp. 4.260.M. variasinya itu ada Rp. 72 juta bahkan ada Yang Rp. 42 juta yang terendah, yang tertinggi Rp. 226 juta. Bebernya

Kalau dirinci, sebanyak 14 SMP, 45 SD, Ada swasta dan Negeri , kecuali SMP hanya Negeri yang punya , dan ini adalah penyampaian langsung dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Ungkapnya

Sementara Bos kinerja ada 15 sekolah, 3 SMP dan 12 SD, SDN dan SD Inpres, tidak ada swasta di Bos Kinerja semua Negeri, dan ini adalah program nilai nya Rp. 2.259. M

Dari sekian sekolah yang maju di kab. Gowa hanya 74 sekolah dari 500 lebih sekolah di Gowa, yang diambil darı Dapodik dan dilihat darı situ siapa yang mendapatkannya, dan ini juga yang memberikan dari Kemendikbud , dimana Kab.gowa ada 74 Sekolah yang mendapatkannya.

“Jadi sekolah Di Gowa ada 74 yang terima dana Bos Afirmasi dan dana Bos Kinerja yaitu, 45 SD dan SMP 14 dimana nilai anngarannya Rp 4, 260 M, Bos afirmasi dan Bos Kinerja 12 SD dan 3 SMP dengan total anggaran Rp 2, 259 M, jadi totalnya sebanyak Rp 6,519 M” terang nya dihadapan awak media

Seperti nilainya dari Bos Afirmasi totalnya Rp. 4,260 M. SMP dan SD, sementara Bos Kinerja Rp. 2,259 M, dengan total Rp. 6,519 M.

Sedangkan mekanismenya semua kepsek wajib mengirim nomor rekening sekolanya dan ini wajib, serta uniknya dan bedanya disini uangnya yang masuk, baik dana Bos Afirmasi dan dana Bos kinerja itu tidak bisa ditarik tapi harus dibelanjakan semuanya.

Kemendikbud juga sudah menentukan 14 PT. Perusahaan dan melalui sistem SIP, dan jika dibuka baru ada nama 14 Perusahaan yang akan muncul.

Ada enam item barang yang bisa dibeli dengan Dana tersebut, seperti perangkat Tablet, perangkat Laptop, perangkat Komputer, perangkat proyektor, perangkat jaringan dan perangkat penyimpanan atau Hardisk,

Dan inilah keenam jenis barang Yang boleh dibelanja di 14 Perusahaan yang ditunjuk oleh kemendikbud , jadi tidak bisa di potong potong. Jelasnya lagi

Adapun pembeliannya melalui Beli beli.com dan Pesona. id.ujar Kadis

Sementara nama 14 Perusahaan yang dituju tidak bisa kita ketahui, nanti kıta bisa tahu setelah kita buka itu situsnya (Beli-beli. Com dan Pesona. Id).

Setelah dibuka salahsatu situs diatas maka baru kita tahu nama nama perusahaan tersebut

Dan tidak boleh ada Perusahaan dari luar, terangnya.

Kadispun meminta dan memohon agar disampaikan hal demikian supaya tidak ada kesalah fahaman diluar.

Mohon disampaikan bahwa bukan Kami (Dinas Pendidikan Gowa) yang tentukan hal tersebut. akan terapi inilah mekanismenya harus di transfer langsung ke pihak sekolah, dan tidak bisa juga dibelanja ataupun disimpan sebagian.

Sembari memberikan contoh ada salahsatu sekolah yang coba melakukannya namun tidak disebutkan nama sekolahnya.

Adapun caranya dengan sistem online melalui SIPA apakah melalui Beli beli. com atau Pesona.id, dan apa yang didapatkan, Tidak ada sama sekali . Dan setelah mereka memilih pihak dari PT tersebut akan mengirimkan no. reknya.

Jadi kalau ada yang mengatakan bahwa pihak sekolah memotong atau mengambil sebagian dananya itu tidak benar, Karena mereka ketemu saja tidak pernah dan sekalipun barangnya sudah dipesan .

Dimana barangnya akan dikirimkan melalui kurir bukan yang bersangkutan, pungkas Dr. Salam. M. Pd, Senin. (03/02/2020)

 

 

Reporter : Mir

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *