Balon Walikota, Djohan usung Visi “METRO BERKARAKTER”

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Metro Lampung – Jelang pemilu mendatang, Bakal Calon (Balon) Wali Kota Metro Lampung, Djohan menyampaikan 10 poin Visi dan Misi kerja dalam pembangunan yang lebih baik kedepan. Hal ini disampaikannya di kantor sekertariat DPD PAN Kota Metro, Senin (3/2/2020).

Djohan menyampaikan Visi kedepan Metro Berkarakter yaitu,”Visi ini terdiri dari enam kondisi kunci yang menjadi karakteristik Kota Metro. Pertama Kota Literasi, Infrastruktur Terintegrasi, Gotong Royong yang Membudaya, Pengambangan Ekonomi Lokal dengan Kebijakan Pro Rakyat, Regenerasi Usaha Sektor Pertanian, dan Transparansi dan Efisiensi Sistem Pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, Djohan juga menjelaskan Kota Literasi, bertujuan agar seluruh masyarakat harus memiliki akses untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan.

”Infrastruktur Terintegrasi adalah penyediaan infrastruktur tidak hanya dalam kapasitasnya, namun mempertimbangkan aspek integrasi antar jenis insfrastruktur. Sebagai contoh jalan terintegerasi drainase, gedung terintegrasi ruang terbuka hijau, jalan terintegrasi pusat sosial dan ekonomi penduduk,” paparnya.

Ia menambahkan, regulasi terkait dana kelurahan serta kebijakan partisipatif dalam pembangunan membuka peluang yang sangat besar. Poin ketiga, Gotong royong bagaimana budaya ini hidup kembali dimasyarakat sehingga dapat dibentuk koperasi kelurahan, poin ke empat pembangunan infrastruktur kelurahan, dan pemberdayaan masyarakat dalam kehidupan sosial dan ekonomi.

”Poin Pengembangan Ekonomi Lokal dengan Kebijakan Pro Rakyat saya ambil karena saya lihat selama 15 tahun terakhir terjadi pergeseran mata pencaharian penduduk Kota Metro, dari sektor pertanian menuju sektor perdagangan dan jasa. Hal ini sangat lumrah dan sejalan dengan perkembangan fisik sebuah kota.

Dengan kapasitas fiskal Kota Metro, akan dilakukan perubahan skema pengembangan pasar tradisional dengan kebijakan yang lebih pro raykat, yaitu dengan menggunakan APBD,” jelasnya.

Sedangkan poin kelima diambil berdasarkan penyempitan lahan pertanian di Kota Metro, serta bonus demografi yang melanda Indonesia termasuk Kota Metro. Sehingga akan dilakukan regenerasi usaha sektor pertanian kepada usia produktif dengan memanfaatkan teknologi pertanian.

”Poin terakhir tidak kalah penting, dimana keterbukaan informasi publik merupakan Amanat UU Nomor 14 Tahun 2008. Transparansi akan menciptakan sebuah efisiensi, dimana pengendalian akan lebih intensif dilakukan untuk menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran,” tegasnya.

Diakhir penyampaiannya, Djohan yang juga Ketua DPC Demokrat ini memiliki Misi, menguatkan empat poin untuk diwujudkan. Pertama mewujudkan sumber daya manusia yang berakhlak, berbudaya, dan berdaya saing, kedua mewujudkan infrastruktur yang memperhatikan prinsip sustainable development. Ketiga, meningkatkan perekonomian lokal melalui kebijakan pemerintah yang pro rakyat, keempat mewujudkan pemerintah yang transparan dan efisien.

 

 

Reporter : Muktaridi/rls

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *