Kapolda Aceh baru, Ketua LASKAR optimis terhadap penegakan hukum di Aceh

  • Whatsapp
Kapolda Aceh, Brigjen Pol Drs Wahyu Widada M.Phil

MITRAPOL.com, Banda Aceh – Dengan ditetapkannya Brigjen Pol Drs Wahyu Widada M.Phil diangkat menjadi Kapolda Aceh yang baru menggantikan Irjen Pol Drs Rio Septianda Djambak, Teuku Indra sebagai Ketua Lembaga Advokasi Sosial Kemasyarakatan Aceh Raya (LASKAR) menyampaikan kepada Mitrapol.com, optimismenya terhadap penegakan hukum di Aceh.

Ketua Lembaga Advokasi Sosial Kemasyarakatan Aceh Raya (LASKAR), Teuku Indra.

Hal ini karena berdasarkan informasi yang didapat oleh LASKAR, bahwa Brigjen Pol Drs Wahyu Widada M.Phi merupakan ahli dalam pengungkapan kasus korupsi.

Lulusan terbaik Akpol 1991 itu dikenal taat beribadah dan memiliki ketegasan dan jiwa pemimpin yang kuat serta berpengalaman dalam bidang reserse dan pernah menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Banten.

“Selama ini penegakan hukum di Aceh dianggap “lemah” yang membuat masyarakat menjadi skeptis terhadap Kepolisian Aceh, Bireuen adalah contoh konkrit yang tidak bisa dan tidak akan pernah dilupakan oleh masyarakat,” ujar Teuku Indra.

Lanjut dia, “Dugaan pemalsuan data kependudukan yang dilakukan oleh Muslim (Kepala BAPPEDA Bireuen) dan Sadriah (Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat di Dinkes Bireun) yang keduanya merupakan keluarga Almarhum Saifannur (Bupati Bireuen) serta dugaan Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan Oleh yang dilakukan Oleh Ketua UKPBJ, Kepala Dinas PUPR, KPA PUPR serta POKJA PUPR Bireuen yang sudah 3 (tiga) bulan belum menunjukkan tanda-tanda akan ditindak lanjuti oleh Kapolres Bireuen,” ucap Teuku Indra yang akrab di sapa Popoen ini kepada awak mitrapol.com

Latar belakang Kapolda Aceh yang baru itu membuat banyak harapan baru terhadap penegakkan hukum di Aceh ucap Teuku Indra yang akrab di sapa popoen ini kepada awak mitrapol.com

Masih ucap Ketum LASKAR itu jika Brigjen Wahyu Widada dapat menyikat habis koruptor beserta kroni-kroninya yang selama ini mengeruk kekayaan pribadi melalui APBK dan APBA ataupun proyek APBN di Aceh maka kami dari pihak LASKAR siap dengan sukarela membantu secara maksimal dikarenakan polisi itu milik kita semua dan ikut serta memberantas korupsi itu sama saja dengan kita anak bangsa turut serta menjaga NKRI,” tutupnya.

 

(Reporter: Fiah)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *