KPN Kiwah Jejamo Lampung Timur diduga selewengkan dana pensiun guru

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Sejumlah pensiunan guru anggota KPN (Koperasi Pegawai Negeri) Kiwah Jejamo di Kabupaten Lampung Timur diduga menjadi korban penipuan. Pasalnya hingga saat ini sejumlah guru telah pensiun, dana yang telah disetorkan bertahun-tahun kepada KPN Kiwah Jejamo belum bisa dicairkan. Terkait hal tersebut tim Mitrapol menemui Kadisdikbud Kabupaten Lampung Timur, Senin (03/02).

Saat ditemui awak media Kadisdikbud sedang dinas luar, dan hanya ditemui Marsan selaku sekertaris, ia mengatakan bahwa ada dua jenis Koperasi Pegawai Negeri yang ada di Kabupaten Lampung Timur.

“Kalau KPN Bumi Tuah Bepadan depan ini saya sebagai Ketua, tapi ini khusus pegawai Pemda diluar pendidikan.Jumlah anggota hanya 200 orang,” ungkap Marsan.

Lanjut Marsan, ia menuturkan bahwa Koperasi Pegawai Negeri Kiwah Jejamo adalah independen serta diluar kewenangan Dinas Pendidikan.

“KPN Kiwah Jejamo adalah bersifat independen, tapi anggotanya guru, itu diluar kewenangan Dinas Pendidikan. Tetapi warganya dan anggota orang Dinas Pendidikan,” papar Marsan.

Ditambahkan Marsan, ia menjelaskan sistem penarikan iuran dan perubahan sistem hingga saat ini.

“Begini, karena dulu gaji belum online masih manual dipotong dibendahara gaji. Saat ini berubah setelah online maka dibayarkan sekolah masing-masing. Masalah ini sebelumnya juga pernah dan kami sudah menyarankan kepada pengurus untuk membayarkan uang tersebut,” jelasnya.

Namun pendapat diatas bertolak belakang dengan penjelasan Baiduri, (pensiunan guru) dan bendahara sekolah yang mengatakan bahwa dana gaji sudah dipotong dari Dinas pendidikan Kabupaten Lampung Timur.

“Saya ikut menjadi anggota KPN Kiwah Jejamo sudah lama. Setiap bulan kami bayar sepuluh ribu dan langsung dipotong. Memang uang tidak banyak namun sangat berguna bagi seorang pensiunan guru. Seharusnya Dinas Pendidikan bertanggung jawab, apalagi pengurus KPN Kiwah Jejamo PNS. Jikapun selalu bermasalah tutup saja. Kami minta hak kami dikeluarkan, apabila tidak kami akan melaporkan permasalahan ini kepada pihak yang berwajib,” tutup Baiduri.

Perlu diketahui setiap bulan sesuai dengan penuturan bendahara sekolah, bahwa seluruh anggota KPN Kiwah Jejamo dilakukan pemotongan gaji melalui bendahara melalui Dinas Pendidikan Lampung Timur. Tetapi kenyataannya saat ini dalam proses pencairannya (anggota pensiun) selalu bermasalah dan tidak beres. Sehingga Dinas Pendidikan Lampung Timur terkesan melempar tanggung jawab, padahal, pengurus KPN Kiwah Jejamo masih berstatus PNS aktif. Ada dugaan dana yang ada tersebut telah diselewengkan.

 

 

TIM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *