Gereja Victory Poris salurkan bantuan ke korban banjir Lebak

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Tangerang – Musibah banjir dan longsor yang meluluhlantakkan daerah Lebak, Banten beberapa waktu lalu masih menyisakan kesedihan yang mendalam bagi masyarakat yang menjadi korban.

Hingga saat ini, masih banyak Ormas, gereja, yang tergerak hatinya untuk peduli terhadap sesama yang terus mengirimkan bantuan untuk para korban bencana.

Salah satunya Gereja Victory yang Beralamat di jl. Poris Indah no.12, Cipondoh, Kota Tangerang.

Gereja Victory yang digembalai oleh Hendra Kasendra dan Tim Diakonia, berangkat ke lebak untuk turun langsung memberikan bantuan sekaligus mengecek kondisi lokasi banjir setelah satu bulan, yang melanda lebak khususnya Desa Haue Lebak, Rabu (05/02/20).

Hendra Kasendra selaku gembala di Gereja Victory, mengatakan ini salah satu perintah tuhan untuk mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama

Menurutnya lebak merupakan salah satu korban banjir terparah.

“Inilah wujud kasih kita terhadap sesama memberikan bantuan kepada mereka, mungkin bukan dengan jumlah yang banyak setidaknya pemberian kita itu wujud dari kasih dari pada kita tidak berbuat lebih baik berbuat, mungkin terbatas di mata orang tapi bagi mereka apa yang kita berikan sangat berharga, apalagi mereka kan rata-rata kehilangan rumah dan yg lainnya,” ucapnya.

Lanjut dia, “Bantuan yang kita kasih sangat berarti buat mereka terbukti dengan ekspresi mereka menyambut kita dengan senyum dan kita juga tidak mengharapakan imbal balik.”

Kiranya yang kita lakukan bukan sekali dan terakhir tetapi bisa kita lakukan di waktu yang akan datang, karna pada hakekatnya

“Kita tidak mau ada bencana tapi kalo ada bencana perlu turun untuk mengasihi dan membantu sesama, Tuhan memberkati,” tutupnya.

Sebelumnya Tim Diakonia gereja Victory yang di ketuai oleh Sedia sarumaha dan sekretaris Yarniati Lase menggerakkan jemaat untuk mengumpulkan seberapa aja keikhlasan yang tergerak hatinya untuk peduli terhadap saudara kita yang di Desa Haue Lebak dan antusiasme jemaat luar biasa, hingga akhirnya terkumpul.

Adapun bantuan yang di bawa pakaian, sepatu, mie instan, buku tulis, pulpen dan beberapa alat tulis lainnya.

(Yape/Ijal)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *