Polairud Polda Kaltara berhasil amankan pembawa 5 Kg sabu asal Tawau

  • Whatsapp
Kombes Pol Heri Sasangk S.ik Direktur Polairud Polda Kaltara didampingi oleh Kombes Pol Adi Afandi Direktur Reskoba Polda kaltara saat konferensi pers

MITRAPOL.com, Nunukan – Dit Polairud Polda Kaltara behasil mengagalakan usaha penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 5 Kg asal Tawau Malaysia. Senin (3/2).

Dalam penangkapan yang dilakukan Dit Polairud Polda Kaltara berhasil diamankan 5 Buah bungkus plastik berisi serbuk kristal puti bening diduga Sabu Sabu dan dibungkus lagi kantong plastik berwarna hitam bersama tersangka Nelmiati alias Emi binti ambo Tang (39) warga Bukit Aru Sebatik Timur.

Tersangka berikut barang bukti diamankan Polairud Polda Kaltara berdasarkan informasi masyarakat akan adanya pengiriman sabu dari Tawau Malaysia masuk melalui Sei Pancang Sebatik Nunukan Kaltara.

Tersangka Nelmiati diduga merupakan anggota jaringan narkotika Tawau Malaysia – Sebatik Indonesia yang mempunyai peran dan menerimah narkotika jenis sabu sabu seberat 5 kilo. Rencana Sabu tetsebut akan diantarkan kepemesannya di Samarinda.

Dari pengakuan tersangka, manakala sabu sabu seberat lima kilo ini lolos masuk, maka dia mendapat lupa (jasa) sebesar 100 Juta, dan barang bukti sabu harus sampai ditangan pemesan di Samarinda, namun usaha Elmiati berhasil digagalkan oleh pihak petugas Polairud Polda Kaltara dank ini harus mendekam dipenjara untuk mempertanghungjawabkan perbuatannya.

Nelmiati mengaku bahwa dirinya sudah dua kali meloloskan sabu ke Samarinda dan ini kali ketiga dia melakukan pengiriman.

Petugas berhasil mengamankan barang bukti, satu tas ransel warna hitam, Lima bungkus plastik berisi serbuk kristal yang diduga sabu sabu seberat 5 kilogram, satu tas jinjing wanita warna merah muda, dan sebuah Hp warna hitam merek samsung,

Tersangka Nelmiati alias Emi akan disangkakan melanggar Pasal 114 Ayat (2) Subsider Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasak 132 Ayat (1) UU RI N0 : 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana Mati atau pidana penjara seumur Hidup atau penjara paling singkat 6 tahun paling lama 20 tahun.

 

 

Reporter : Yusupal

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *