Gubernur Kaltara serahkan tunjangan khusus bagi guru dan penyuluh se-Kabupaten Nunukan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr.H.Irianto Lambrie secara simbolis menyerahkan tunjangan guru dan penyuluh penerima bantuan keuangan tahun anggaran 2020 kepada guru, SD, SMP, guru pengawas, penikik, penyuluh pertanian dan penyuluh perikanan se-Kabupaten Nunukan di gedung Olah Raga Sei Sembilan, Sabtu (8/2/2020).

Pada kesempatan tersebut gubernur didampingi oleh Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid dan Ketua DPRD Provinsi Kaltara Norhayati Idris.

“Tidak hanya sekedar menyerahkan seremonial tunjangan guru dan penyuluh tetapi juga yang lebih penting adalah kita ingin bersilahturahmi mempererat persaudaraan kita serta membangun komunikasi yang baik dan tentu dan ingin terus berbuat dan menyebarkan kebaikan,” kata Gubernur Kalimantan Utara Dr.H.Irianto Lambrie dalam sambutannya.

Gubernur juga menjelaskan terkait program pemberian insentif ini, “Saya jelaskan ketika saya waktu itu tahun 2013 saya keliling Kaltara termasuk di Nunukan saya keseminggaris didampingi Drs.H.Basri Bupati Nunukan saat itu secara kebetulan saya menemui seorang SD diseminggaris guru Honorer dengan gaji hanya 150.000/Bulan itupun dari Dana Bos,” ujarnya.

Lanjut dia, “Dan dasar saya jadikan catatan kalau kelak saya terpilih dalam Pemilihan gubernur maka saya bernjanji para Guru akan saya Bantu yang namanya Pemberian Insentif Guru baik guru Paud, Guru TK, Guru SD dan SMP begitu juga kepada Penyulu baik Penyulu Pertanian maupun penyuluh perikanan akan saya bernjanji dalam hati kelak kalau Allah mengijinkan jadi Gubernur.”

“Meskipun ada yang menyindir ada yang merasa belum dapat keadilan kebagian dan lainnya maka di kesempatan baik ini saya akan menjelaskan dulu. Bagi yang belum menerima harus dengan lapang dada baik tuntutan yang ingin meminta supaya ditingkatkan lagi jumlahnya.”

Sementara itu, Rusti Ningsih, S,Pd, M.Eng, mewakili guru yang ada di Kabupaten Nunukan mengatakan, “Kita berharap bantuan yang diberikan ini, akan terus berlanjut dan tentu saja nominalnya juga bisa ditambahkan. Karena bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dan bisa juga membantu beban ekonomi kami,” katanya.

Selain itu, ia juga tidak menuntut seperti tunjangan guru-guru di SMA dan SMK paling tidak nominalnya menghampiri karena sama-sama bagian dari pendidikan.

Ia juga berharap kepada Pemprov Kaltara agar lebih memperhatikan sekolah-sekolah di Nunukan yang masih membutuhkan sarana dan prasarana.

Apa lagi saat ini, SMPN 1 Nunukan di tahun 2020 adalah sekolah ramah anak yang mendukung Kabupaten layak anak. Begitu juga dengan sekolah SMPN 1 Nunukan juga telah mencapai Adiwiyata mandiri.

“Sehingga kami bertekad untuk menuju program Eko Asean school yang akan membawa nama Kaltara di tingkat Asean,” jelasnya.

Ia juga berharap di wilayah perbatasan, tunjangan khusus di tahun-tahun berikutnya semua bisa merasakan hal yang sama. Selama ini hanya beberapa daerah saja yang menerima tunjangan khusus di daerah terpencil, tertinggal dan terluar

Acara ini juga dihadiri Sekda dan seluruh jajaran pemprov Provinsi Kalimantan Utara, para pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Nunukan, jajaran Pemkab Nunukan serta Anggota DPR dari Partai Nasional Demokrasi (Nasden) Ananda Arkanata Akram.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *