Permohonan penggugat diterima, PN Stabat eksekusi kebun sawit milik H. Mahnizar 

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Stabat – Pengadilan Negeri (PN) Stabat, melaksanakan sita eksekusi atas kebun sawit seluas 19.929 M2 milik H.Mahnizar di Lingkungan V Sari Rejo Desa Jatisari, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin (10/2/2020).

Pelaksanaan sita eksekusi berdasar pada penetapan Ketua PN Stabat Effendi SH, nomor .3/Pen.Sita Eks/2019/34/Pdt.G/2016/PN Stb tanggal 20 Januari 2020.

Penetapan itu  dibacakan juru sita PN Stabat, Roberto Situmeang langsung di lokasi lahan yang dieksekusi yang disaksikan kuasa hukum pemohon, Rosfiana Tanjung, dan mendapat pengawalan sejumlah petugas dari Polsek Padang Tualang dan Polres Langkat.

Perlu diketahui, pemohon eksekusi Sahara Uli Simangunsong  (53) penduduk Jalan Selamat No. 45 Kelurahan Siti Rejo III, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, melalui kuasa hukumnya Rosfiana Tanjung SH dan Muhammad Yusuf,SH selaku Penggugat.

Menurut Rosfiana Tanjung, dalam gugatan diuraikan, tanggal 22 Maret 2013 Tergugat (H. Mahnizar) meminjam uang sebesar Rp 100 juta kepada Penggugat dengan bunga atas jasa pinjaman 3 persen perbulan, dalam jangka waktu 6 bulan.

Sebagai jaminan, tergugat menyerahkan surat pelepasan dan penyerahan dengan Ganti Rugi No.592.2-50/SPPG/III/2013, yakni sebidang tanah kebun kelapa sawit seluas 19.929 M2 atas nama tegugat yang terletak di Dusun V  Sari Rejo Desa Jati Sari, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Kacaunya, sejak gugatan didaftarkan  di PN Stabat, dengan register perkara No. 34/Pdt.G/2016/PN Stb, tanggal 13 Desember 2016, tergugat tidak ada itikad baik untuk membayar utangnya.

Setelah beberapa kali sidang, Mejelis Hakim PN Stabat, pada tanggal 20 April 2017, dalam amar putusannya menyatakan menerima sebagian gugatan dan menyatakan tergugat telah melakukan wanprestasi.

Sebelumnya, PN Stabat telah menyampaikan dua kali Atmaning (teguran) kepada H.Mahnizar selaku Tergugat, untuk melakukan perdamaian. Namun hingga pelaksanaan sita eksekusi tidak ada tanggapan dari tergugat, ujar Rosfiana Tanjung.

(ZH)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *