Petugas PLN putuskan aliran listrik  puluhan cafe dan tempat hiburan malam di Royal

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Personel gabungan dari berbagai unsur seperti TNI, Polri, Satpol PP, petugas PLN dan lainnya melakukan kegiatan penertiban tempat hiburan malam yang di sertai dengan penyegelan Cafe-Cafe ilegal, yang disertai pemutusan jaringan listrik, oleh pihak PLN yang dipimpin langsung oleh Camat Penjaringan Jakarta Utara Depika Romadi, bertempat di Royal Rawa Bebek Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara (10/2/2020).

Kegiatan tersebut dilakukan karena atas adanya laporan dari masyarakat yang mersa terganggu dengan adanya kegiatan kafe tersebut serta yang beberapa hari mencuat pemberitaan di media sosial.

Kegiatan yang dilakukan, yaitu operasi Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) dari PLN, kemudian dari Satpol PP yang melakukan pemeriksaan perizinan dari tempat tempat usaha yang ada di sekitar Kawasan Royal ini.

Dalam Pelaksanaannya, personel yang terdiri dari berbagai unsur tersebut melakukan pemutusan jaringan PLN termasuk menertibkan tenda tenda yang ada di sekitar PT. KAI

Dengan kegiatan tersebut Camat Penjaringan Depika Romadi mengatakan, kegiatan ini di lakukan karena adanya laporan dari masyarakat, dan juga berita yang sempat viral dan sudah tersebar di media media, terkait Traficking beberapa waktu lalu yang juga sudah tertangkap dua kali kejadiannya,sehingga pemerintah menindak lanjutinya untuk di lakukan pembinaan,pengawasan juga penertiban di area Royal ini.

“Pada prinsipnya ini adalah lahan dari PT. KAI, jadi kalau ingin melakukan pemasangan listrik, sesuai prosedur harus ada izin dari si pemilik lahan, tapi setelah konfirmasi pada saat rapat beberapa waktu lalu, PT. KAI tidak mengizinkan lahan atau area yang di kelolanya untuk di pasangi jaringan listrik,” ujar Depika.

Ia menjelaskan lebih lanjut, “Jadi ,Yang Ilegal semua di cabut. Jika nanti ada warga yang keberatan dan ingin melakukan pemasangan ulang,nanti akan di proses ulang prosedurnya dari awal, apakah memenuhi syarat atau tidak.”

Bahwa Kawasan Royal ini masih dalam tahap pembahasan, jadi kita tidak bisa menyampaikan terlalu jelas terhadap masyarakat, tapi seyogiyanya kita akan membuat satu kebijajakan yang terbaik bagi warga DKI Jakarta,” jelasnya.

“Dalam hasil rapat beberapa waktu lalu,lahan PT. KAI yang di pakai warga, kalau dari rel, jaraknya berkisar 15 sampai 25 meter,” pungkas Camat Penjaringan Depika Romandi yang sebelumnya pernah menjabat Lurah Penjaringan. (Muklis)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *