Luar biasa, aksi heroik 7 prajurit TNI AD Brigif 20/3 Timika saat selamatkan penumpang Leuser

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Sebanyak 7 Prajurit TNI AD dari Satuan Brigif 20/3 Kostrad yang bermarkas di Timika, Papua bakal diundang khusus oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) ke Jakarta.

Ketujuh prajurit berpangkat prada tersebut diundang untuk menerima penghargaan lantaran telah menunjukkan jiwa kesatria dan jiwa penolong dalam menyelamatkan seorang penumpang bernama Dedi Bagus Setiawan (24) yang terjatuh dari KM. Leuser di pertengahan perairan laut Banda Naira, Provinsi Maluku.

Kejadian naas tersebut terjadi pada Minggu (9/2/2020), saat KM. Leuser melintasi perairan Banda Naira, Maluku pasca berangkat dari Makassar menuju Timika, Papua.

Beruntungnya, didalam kapal juga terdapat rombongan prajurit TNI AD dari Satuan Brigif 20/3 Kostrad pasca mengikuti latihan pendidikan dasar TNI AD.

“Mereka ini sebenarnya baru selesai melaksanakan latihan di Makassar, Sulsel, secara spontan ketujuh prajurit turun menolong, mereka merasa terpanggil hati, dan nekat terjun untuk menolong, puji Tuhan bisa terselamatkan,” Kata Komandan Brigade Infantri (Brigif) 20/IJK Kostrad. Kolonel Inf. Charles B P Sagala, di Mako Brigif 20/3 Timika, Jumat, (14/02/2020).

Danbrigif menambahkan, Para prajuritnya ini diundang ke Jakarta untuk diberikan penghargaan melalui upacara nantinya.

“Sebagai komandan, sudah saya kirim surat dan usulkan ke Komando atas untuk mereka diberikan kesempatan penugasan keluar negeri dan saya yakin bapak Panglima Kostrad akan bangga juga dengan mereka,” terang Sagala.

Dirinya juga bangga karena menurutnya anggotanya ini minimal telah memiliki jiwa kepahlawanan dan saling membantu sesama tanpa pamrih.

“Dalam kondisi begitu saja terpanggil hatinya apalagi pada saat melakukan operasi nanti,” tutupnya.

Ketujuh prajurit TNI AD tersebut bernama, Prada Arjan Sibela, Prada Laode, Prada Wilyam Keni, Prada Musa Andi, Prada Lahasdin, Prada Marman, dan Prada Wahyudi.

Salah satu prajurit yakni Prada Marman, kepada Mitrapol mengatakan, saat melihat kondisi korban dirinya tanpa komando langsung melepaskan pakaian dinasnya dan terjun ke laut untuk melakukan penyelamatan.

“Saya merasa terpanggil hati ingin membantu, dan saya yakin pasti mampu walaupun tanpa komando, kasihan saja tidak ada yang menolong,” ujarnya.

Kini ketujuh prajurit penyelamat itu dijadwalkan berangkat dari Timika ke Jakarta pada Senin (17/2/2020) pekan depan untuk mengikuti upacara pemberian penghargaan dari atasannya.

 

(Reporter: AQM)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *